Suara.com - Nama Andini Permata atau kerap disebut "Andini Viral" mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial Indonesia sejak awal Juli 2025.
Namanya muncul setelah beredarnya video berdurasi sekitar 2 hingga 3 menit yang menampilkan seorang perempuan muda, diduga bernama Andini Permata, berjoget bersama seorang anak laki-laki yang disebut-sebut sebagai adiknya.
Video ini menyebar luas di platform seperti TikTok, Telegram, dan X (sebelumnya Twitter), memancing rasa penasaran publik dan spekulasi liar mengenai identitas asli Andini.
Identitas Masih Misterius?
Hingga saat ini, identitas asli Andini Permata masih belum dapat dipastikan. Tidak ada akun media sosial terverifikasi atau informasi valid yang mengonfirmasi siapa dirinya.
Beberapa media mengungkapkan kemungkinan bahwa nama “Andini Permata” hanyalah alias, identitas fiktif, atau sekadar gimmick digital yang sengaja diciptakan untuk memancing atensi dan sensasi viral.
Penelusuran juga tidak menemukan jejak digital yang jelas, sehingga banyak pihak menduga ini skenario untuk tujuan tertentu, termasuk kemungkinan penipuan digital dan jebakan link berisi malware.
Video yang memperlihatkan seorang wanita muda menari dan berganti kostum dengan iringan musik viral, serta kehadiran seorang bocah laki-laki, menjadi sumber kontroversi.
Ekspresi anak lelaki dalam video kerap dianggap membingungkan, hingga menimbulkan keprihatinan karena melibatkan anak di bawah umur tanpa konteks jelas.
Muncul juga peringatan dari pihak berwajib agar masyarakat tidak sembarangan membuka atau menyebarkan link terkait “Andini Viral,” karena banyak di antaranya diduga berisi jebakan digital atau mencoba mencuri data pribadi.
Sampai info terbaru di pertengahan Juli 2025, Andini Viral alias Andini Permata lebih merupakan sosok fiktif atau identitas anonim yang sengaja diangkat dan dimanfaatkan untuk menciptakan sensasi, serta berpotensi menjadi alat penipuan digital.
Publik dan netizen dihimbau untuk tidak terpancing, tidak menyebarkan, serta menghindari membuka tautan mencurigakan yang dikaitkan dengan kasus ini.
Tag
Berita Terkait
-
Generasi Kesepian di Tengah Keramaian: Ketika Kehadiran Hanya Sebatas Notifikasi di Layar
-
Menghilang Demi Waras: Fenomena Anak Muda di Tengah Riuhnya Dunia Modern
-
Geger Ngaku Anak Polisi Propam dan Pakai Mobil Sitaan, Borok Pria Ini Dibongkar Polda Metro Jaya
-
Kemenag Peringatkan Risiko Jasa Nikah Siri Online: Anak Sulit Diakui dan Tak Dapat Warisan!
-
Masalahnya Bukan di Netflix, tapi di Literasi Digital Kita
Terpopuler
- 8 Sepatu Skechers Diskon hingga 50% di Sports Station, Mulai Rp300 Ribuan!
- Cek Fakta: Jokowi Resmikan Bandara IMIP Morowali?
- Ramalan Shio Besok 29 November 2025, Siapa yang Paling Hoki di Akhir Pekan?
- 7 Rekomendasi Sepatu New Balance Diskon 70 Persen di Foot Locker
- 3 Rekomendasi Sepatu Lari Hoka Terbaik Diskon 70 Persen di Foot Locker
Pilihan
-
Kids Dash BSB Night Run 2025 Jadi Ruang Ramah untuk Semua Anak: Kisah Zeeshan Bikin Terharu
-
Profil John Herdman, Pesaing Van Bronckhorst, Calon Pelatih Timnas Indonesia
-
Info A1! Orang Dekat Giovanni van Bronckhorst Bongkar Rumor Latih Timnas Indonesia
-
4 HP Snapdragon Paling Murah, Cocok untuk Daily Driver Terbaik Harga mulai Rp 2 Jutaan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
Terkini
-
Sadis! Komplotan Perampok di Tangsel Keroyok Korban, Disekap di Mobil Sambil Dipaksa Cari Orang
-
AHY Pimpin Penyelamatan Korban Banjir Sumatra, Ungkap Penyebabnya Topan Tropis Langka
-
PBNU Makin Panas, Wasekjen Sebut Pemecatan Gus Yahya Cacat Prosedur: Audit Belum Selesai
-
Tangis Ira Puspadewi Kenang Gelapnya Kamar Penjara: Dihindari Teman, Cuma Bisa Ngobrol Sama Tuhan
-
Legislator Nasdem Minta Gelondongan Kayu Pasca-banjir Sumatera Diinvestigasi
-
Update Bencana Sumatera: Korban Meninggal Dunia Jadi 442 Orang
-
Wasekjen PBNU Skakmat Syuriyah: Aneh, Gus Yahya Dipecat Dulu Baru Dicari Faktanya
-
Tragedi Banjir Aceh: Korban Tewas Jadi 96 Orang, 113 Hilang, Puluhan Ribu Keluarga Mengungsi
-
Momen Emosional Ira Puspadewi di Acara Syukuran Usai Bebas Penjara: Ini Mimpi Enggak Ya?
-
Saat Kurir Jatuh, Siapa yang Menolong? Ketika BPJS Ketenagakerjaan Jadi Penolong Pekerja Informal