Suara.com - Ketua RT muda alias Gen Z, Sahdan Arya Maulana lagi-lagi membuat geger publik karena menolak amplop berisi uang yang diberikan oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi.
Aksi Sahdan sempat viral setelah memperbaiki jalanan di lingkungannya di RT 07/08, Rawa Badak, Jakarta Utara, dengan menggunakan uang operasional sebagai Ketua RT.
Saking kagum dengan aksi Ketua RT Gen Z ini, Dedi Mulyadi lalu mengundang langsung Sahdan untuk datang ke kediamannya di Lembur Pakuan, Subang.
Setelah berbincang-bincang yang juga ditayangkan ke channel Youtube pribadinya, Dedi Mulyadi sempat memberikan amplop kepada Sahdan. Namun, amplop berisi uang yang diberikan Dedi ditolak secara halus oleh pemuda berusia 19 tahun itu.
"Ini mah bukan apa-apa karena kalau ketemu dengan saya pasti saya, ini bisa digunakan untuk ngaspal," ujar Dedi sembari menyodorkan amplop kepada Sahdan.
"Saya ke sini ikhlas. Karena saya ke sini niatnya pengin ngobrol sama Bapak sih," tolak Sahdan sembari melipat kedua telapak tangannya.
Meski demikian, mantan Bupati Subang itu tetap membujuk Sahdan untuk menerima amplop tersebut. Alasannya, karena dia ikhlas memberikan uang sebagai honor.
"Iya, tapi ini anggaplah honorarium dari ngobrol. Kan boleh dong profesional. Bisa untuk ngaspal lagi nanti," bujuk Dedi.
Sahdan pun memberikan alasan kenapa dirinya menolak pemberian amplop dari Dedi. Pasalnya, dia mengaku telah mendapatkan bantuan dari Pemkot Jakut untuk melanjutkan pengerjaan aspal di lingkungannya.
Baca Juga: Gegara Suka Bolos, Polisi Ini Nangis Kejer usai Ditangkap Propam: Panik Kau Dek!
"Insyaallah sudah didukung Bapak sama Pak Wali Kota kita," ujar Sahdan.
Meski pemberian amplop ditolak, Dedi Mulyadi justru mengaku salut dengan Sahdan.
"Hebat, keren ini," puji Dedi sembari mengajungkan jempol kepada Sahdan.
Aksi Sahdan yang menolak amplop yang diberikan Dedi Mulyadi lantas menuai pujian dari netizen. Hal itu setelah cuplikan video dari tayangan Youtube itu turut beredar di Instagram. Salah satunya dibagikan ulang akun folkshitt pada Kamis (17/7/2025). Bahkan, ada yang mendoakan agar Ketua RT Gen Z itu tetap istikamah.
"Best banget pak RT mantap," puji netizen.
"Semoga bro selalu dalam lindungan dan di jalan yang benar," timpal yang lain.
Berita Terkait
-
Gegara Suka Bolos, Polisi Ini Nangis Kejer usai Ditangkap Propam: Panik Kau Dek!
-
Doakan Jokowi Segera Bertobat, Dokter Tifa Pede Koar-koar Ijazah Palsu: Gak Ada Pidananya!
-
Ferdinand PDIP Olok-olok Logo Baru PSI: Gajah Itu Gemuk, Lemot, Bisa Diseruduk Banteng!
-
Blak-blakan Sindir Kadernya Penjilat, Ferdinand PDIP Tertawai Logo Baru PSI: Benar-benar Kocak!
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara