Suara.com - Dino Patti Djalal, mantan duta besar Indonesia untuk Amerika Serikat, mengunggah foto ijazah doktoral atau S3 miliknya sembari 'menyenggol' eks Presiden Jokowi.
Oleh warganet, aksi Dino Patti Djalal yang juga pernah menjadi wakil menteri luar negeri tersebut, dianggap menyindir Jokowi yang kini tengah terbelit kasus ijazah palsu tingkat sarjana alias S1.
Sebab, bila jokowi memang memiliki ijazah S1, maka dirinya bisa saja melanjutkan ke jenjang S2 bahkan S3 untuk membuktikan keabsahan gelarnya.
Melalui sebuah langkah yang terkesan menyindir, Dino secara terbuka memamerkan ijazah gelar doktor (PhD) miliknya dari salah satu universitas paling bergengsi di dunia, The London School of Economics and Political Science (LSE).
Dalam unggahan di platform media sosial Threads pada Rabu (16/7/2025), diplomat senior tersebut tidak hanya menunjukkan bukti validitas akademiknya.
Tetapi juga secara eksplisit "mencolek" Presiden Joko Widodo yang selama ini kerap diterpa isu miring terkait keaslian ijazahnya.
“With great pride. Ijazah Doktor saya dari LSE. Termasuk komentar penguji. Silakan kalau ada yg mau mempertanyakan atau menyangsikan,” tulis Dino melalui akun resminya @dinopattidjalal.
Unggahan tersebut disertai dua gambar yang jelas.
Lembar pertama adalah ijazah utama yang mencantumkan nama "Dino Patti Djalal" dengan gelar "Doctor of Philosophy" dari University of London, The London School of Economic and Political Science, tertanggal 31 Mei 2000.
Baca Juga: Jurus Saling Kunci Kasus Ijazah Jokowi: Tuduhan Diserang Balik Laporan, Siapa Tersangka Duluan?
Lembar kedua menampilkan dokumen pendukung dari LSE yang memuat detail lebih lanjut, memperkuat keabsahan dari gelar yang ia raih.
Namun, bukan hanya pamer ijazah yang membuat unggahan ini menjadi viral. Pernyataan Dino selanjutnya secara langsung mengarah pada polemik yang telah lama mengelilingi kepala negara.
Dengan menandai akun Presiden Jokowi, Dino seolah memberikan saran bernada sindiran.
“Mungkin sejak awal ini perlu dilakukan pak @jokowi,” tulis Dino.
Kontan saja unggahannya itu mendapat tanggapan beragam dari warganet.
Ada yang menganjurkan para pejabat atau tokoh publik ramai-ramai mengunggah foto ijazah ke media sosial, sehingga tak lagi dianggap tabu.
Berita Terkait
-
Jurus Saling Kunci Kasus Ijazah Jokowi: Tuduhan Diserang Balik Laporan, Siapa Tersangka Duluan?
-
Muncul Dugaan Intimidasi, Mantan Rektor UGM Juga Minta Rekaman Wawancara Dihapus!
-
Drama Ijazah Jokowi, Eks Rektor UGM Ngaku Dijebak? Bongkar Kronologi Pertemuan Kontroversial
-
Said Didu Khawatirkan Keselamatan Eks Rektor UGM Usai Kritik Ijazah Jokowi, Ini Jawaban Sofian Effendi
-
Projo Dicecar Soal Abraham Samad dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Apa Kaitannya?
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Terhalang Mendung dan Hujan, Warga di TIM Saksikan Gerhana Bulan via Streaming
-
Bukan Keracunan MBG! BGN Ungkap Fakta Medis Kematian Siswa MIN 2 Bengkulu Utara
-
Pramono Anung Obral Hak Penamaan Seluruh Halte di Ibu Kota: Percuma Bagus Kalau Tak Ada Penghasilan
-
Konflik Timur Tengah Picu Efek Domino: Waspada Inflasi Impor hingga ke Pedagang Kecil
-
Cara Pramono Kikis Jurang Kaya-Miskin di Jakarta: Genjot Beasiswa Luar Negeri dan Pendidikan Tinggi
-
Tepis Rumor Jurnalis Israel, Qatar Tegaskan Tak Ikut Serang Iran: Kami Hanya Membela Diri
-
Polri Pastikan Isu 30 Kilogram Sabu Meleleh Akibat Cuaca Panas Adalah Hoaks
-
Hassan Wirajuda ke Prabowo: Jadi Mediator Iran-AS Butuh Restu Kedua Pihak
-
Surya Paloh: Indonesia Tetap di Board of Peace, Kecuali Ada Evaluasi Bersama
-
Prabowo Evaluasi Keanggotaan Indonesia di Board of Peace Pasca-Agresi AS ke Iran, Siap Keluar?