Suara.com - Polisi menangkap tiga pelaku pembunuhan terhadap seorang perempuan yang jasadnya ditemukan dalam kondisi terborgol di semak-semak Desa Cibogo, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang.
Kapolsek Cisauk AKP Dhady Arsya mengungkap, ketiga pelaku kini telah diamankan dan dibawa ke Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Pelaku tiga orang. Nanti dirilis Polda," ujar Dhady saat dikonfirmasi, Jumat (18/7/2025).
Meski para pelaku sudah tertangkap, pihak kepolisian belum mengungkap motif di balik aksi keji tersebut. Menurut Dhady, penyidik masih terus mendalami latar belakang kasus ini.
"Motifnya masih didalami," katanya.
Penemuan mayat perempuan ini sempat menggegerkan warga Desa Cibogo. Jasad korban ditemukan di semak-semak pada Rabu (16/7/2025) sekitar pukul 17.30 WIB, setelah warga mencium bau busuk yang mencurigakan.
"Berawal dari tercium bau busuk oleh warga sekitar," ungkap Dhady kepada wartawan, Kamis (17/7/2025).
Saat ditemukan, jenazah sudah dalam kondisi membusuk parah, membuat wajah korban sulit dikenali. Ciri-ciri fisik yang diketahui, korban mengenakan kerudung ungu dan jas hujan berwarna pink. Kedua tangan korban diborgol ke belakang.
"Tangannya diborgol ke belakang," jelas Dhady.
Baca Juga: Berkerudung Ungu, Begini Ciri-ciri Mayat Wanita Terborgol di Cisauk Tangerang
Pihak kepolisian masih berupaya mengungkap identitas korban sekaligus menggali lebih jauh motif di balik pembunuhan sadis ini.
Rencananya, pengungkapan kasus secara lengkap akan disampaikan oleh Polda Metro Jaya dalam waktu dekat.
Sebelumnya, warga Desa Cibogo, Cisauk, Kabupaten Tangerang, dihebohkan dengan penemuan seorang mayat wanita tanpa identitas di area semak-semak belakang rumah warga.
Korban ditemukan sudah dalam kondisi yang membusuk. Kondisinya pun sangat mengenaskan.
Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya, mengatakan saat ditemukan kedua tangan jasad korban dalam keadaan terborgol.
Dhady mengatakan, jasad pertama kali ditemukan oleh warga sekitar pada Rabu (16/7) sore kemarin.
Penemuan tersebut terendus dari bau busuk yang cukup menyengat dari arah belakang perumahan. Meski saat itu korban dibalut dengan jas hujan berwarna pink.
Temuan ini langsung dilaporkan ke pihak kepolisian. Dari hasil penyelidikan awal, korban diperkirakan berusia 23 tahun.
kibat kondisinya yang sudah membusuk, sehingga wajah korban sulit dikenali oleh petugas.
Berita Terkait
-
Geger Penemuan Mayat Ibu-Anak Dalam Toren di Tambora, Ada Luka di Bagian Kepala
-
Geger Mahasiswa UKI Cawang Ditemukan Tewas di Kampus, Begini Kata Polisi
-
Temuan Mayat Pria di Gedung Ombudsman RI Bikin Gempar, Begini Kronologinya!
-
WNA Asal Singapura Tewas di Halte Bus TransJakarta, Penyebab Masih Misteri
-
Pemilik Ruko di Pulogadung Tewas Dicor, Polisi Ungkap Motif Pembunuhan
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi