Suara.com - Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, kembali menjadi sorotan publik.
Kali ini, bukan karena gerak-geriknya, melainkan pilihan katanya saat menyambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto yang baru saja menyelesaikan kunjungan kerja dari Timur Tengah, Amerika Latin, dan Eropa.
Sebuah unggahan di akun Instagram pribadinya, @gibran_rakabuming, memicu perdebatan di kalangan warganet karena penggunaan frasa yang tak lazim: "ketibaan."
Dalam unggahan video yang menunjukkan momen hangat Gibran menyambut Prabowo di samping tangga pesawat, ia menuliskan keterangan:
“Menyambut ketibaan Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah menyelesaikan rangkaian kunjungan kerjanya ke sejumlah negara di Kawasan Timur Tengah, Amerika Latin, dan Eropa,” tulis Gibran, dikutip dari instagramnya @gibran_rakabuming, Kamis (17/7/25).
Kata "ketibaan" inilah yang kemudian memantik beragam reaksi dari netizen.
Banyak yang merasa bahwa kata tersebut kurang tepat atau bahkan salah, memicu gelak tawa dan komentar bernada heran.
"Ketibaan??? Ngakak,” ujar akun @yuk_beriinfo.
“Ketibaan… ketindihan… sekalian,” tulis @anto12642.
Baca Juga: Susi Pudjiastuti Sedih Perpustakaan Jalanan 'Digaruk' Satpol PP, Gibran Ikut Disindir Budaya Membaca
“Kalimatnya kalau bisa jangan ketibaan,” sahut @sembara_rio.
“Ketibaan kuwi basa ngendi mase, yen basa Jawa Ketiban = kejatuhan, tapi yen ketibaan kuwi apa??,” ungkap @wibowo_julijanto.
Makna di Balik Kata "Ketibaan"
Menariknya, berdasarkan penelusuran, kata "ketibaan" memang tidak dapat ditemukan secara langsung dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
Yang muncul justru kata dasar "ketiban" yang memiliki arti kejatuhan. Hal ini mungkin menjadi pangkal kebingungan netizen yang akrab dengan makna "ketiban" dalam konteks umum.
Namun, telaah lebih lanjut dalam Tesaurus Bahasa Indonesia mengungkapkan bahwa "ketibaan" memiliki sinonim atau persamaan kata dengan kedatangan, kemunculan, sampainya, kehadiran, dan kemasukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Klasemen Piala AFF U-19: Timnas Indonesia Wajib Menang Besar atas Timor Leste demi Gusur Vietnam
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli
-
WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa
-
Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan
-
'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi
-
Geledah 5 Jam, KPK Sita Moge Harley Davidson hingga Porsche di Rumah Silmy Karim
-
Mapala Kritik Kemenhut: Kami Bawa Data Kerusakan, Malah Disuruh Tanam Pohon
-
Siap-siap! Tarif Transjabodetabek Naik Hingga Rp15 Ribu, Bukan Lagi Rp3.500
-
Jadi Kasus Langka, Peneliti UGM Beberkan Hasil Penelitian Kebakaran Misterius Sleman
-
Singapura Beri Jalan, KPK Targetkan Ekstradisi Paulus Tannos Rampung Cepat
-
Bantah Sembunyi, Silmy Karim Ngaku Cuma Jalani Agenda Biasa Saat Jadi Buruan KPK