Suara.com - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri meringkus seorang terduga pelaku terorisme berinisial YK.
Penangkapan terhadap YK yang dilakukan di Desa Rumpin, Bogor, Jawa Barat ini sempat membuat heboh para warga sekitar lokasi kejadian.
Masyarakat tidak menyangka jika YK terlibat organisasi teroris, pasalnya dalam kesehariannya, ia dikenal sebagai pedagang tanaman hias.
"Betul," kata juru bicara Densus 88 Antiteror Polri, Ajun Komisaris Besar Polisi Mayndra Eka Wardhana, saat dikonfirmasi, Senin (21/7/2025).
Namun, Mayndra belum merinci soal keterlibatan YK. Sebab, hal ini masih dalam proses pemeriksaan intensif oleh tim penyidik.
“Saat ini dalam pemeriksaan Densus 88,” ucapnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, YK baru sekitar enam bulan menikah dengan seorang wanita di desa tersebut.
Selama ini, ia dikenal warga sebagai sosok pendiam yang menjalani usaha kecil-kecilan menjual tanaman hias.
Namun dibalik aktivitasnya yang terlihat biasa, ia justru diamankan aparat antiteror.
Baca Juga: "Surga Terakhir di Bumi" Terancam, Aktivis Ditangkap saat Protes Tambang Nikel di Raja Ampat
Sementara itu, Kapolsek Rumpin, Kompol Suyoko, pun membenarkan adanya penangkapan tersebut. Ia mengatakan YK saat ini sudah ditangani oleh pihak Densus 88 Polri.
“Sudah diamankan dan ditangani oleh petugas Densus 88 Mabes Polri,” jelasnya.
Berita Terkait
-
Geger Subuh di Bogor, Densus 88 Ciduk Terduga Teroris Berkedok Pedagang Kembang di Rumpin
-
Densus 88 Disebut Tangkap Terduga Teroris di Sulteng, Polda Sulteng Mengaku Enggak Tahu
-
Cek Fakta: Benarkah Indonesia Segera Nyatakan Perang terhadap Myanmar?
-
CEK FAKTA: Pengadilan Internasional Keluarkan Surat Penangkapan Jokowi?
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua