- Polda Metro Jaya mengungkap Ermanto Usman (65) tewas dibunuh oleh pelaku berinisial S saat perampokan di Jatibening, Bekasi.
- Pelaku memilih rumah korban secara acak karena mengira rumah tersebut adalah bangunan paling besar dan berisi banyak barang.
- Peristiwa terjadi Senin (2/3/2026) dini hari; pelaku memukul korban setelah dipergoki oleh istri korban yang terbangun.
Suara.com - Polda Metro Jaya mengungkap motif pembunuhan pensiunan karyawan Jakarta International Container Terminal (JICT) Ermanto Usman (65), yang tewas di rumahnya di kawasan Jatibening, Bekasi, Jawa Barat.
Korban ternyata dibunuh oleh pelaku perampokan berinisial S setelah memergoki tersangka saat melakukan pencurian.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannudin mengatakan pembunuhan tersebut terjadi dalam rangkaian aksi pencurian yang dilakukan pelaku.
"Motif pencurian atau pembunuhan yang dilakukan dalam rangkaian pencurian oleh tersangka tersebut," kata Iman di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Iman menjelaskan, pelaku tidak memiliki target khusus. Tersangka memilih rumah korban secara acak karena menganggap bangunan tersebut paling besar.
"Saat itu, pelaku melihat bahwa rumah tersebut adalah rumah paling besar sehingga pelaku mengira di sana bisa memperoleh cukup banyak benda barang yang dicari," jelas Iman.
Peristiwa pencurian ini diketahui terjadi pada Senin (2/3/2026) dini hari. Saat itu korban dan istrinya terbangun setelah mendengar alarm sahur. Ketika lampu rumah dinyalakan, istri korban berpapasan dengan pelaku yang sudah berada di dalam rumah.
"Tersangka kaget pada saat tersangka sedang melakukan pencurian, korban terbangun mendengar alarm sahur. Saat korban perempuan menyalakan listrik bertemu dengan tersangka, dan tersangka memukulkan linggis yang digunakan untuk mencongkel jendela," tutur Iman.
Pelaku kemudian menyerang korban yang berada di dalam kamar.
Baca Juga: Pelaku Perampokan Sadis yang Tewaskan Pensiunan JICT di Bekasi Ditangkap!
"Saat memukul korban perempuan karena pintu kamar terbuka, tersangka melihat korban laki-laki dalam keadaan duduk, karena panik serta merta memukul korban," imbuhnya.
Akibat kejadian tersebut, Ermanto meninggal dunia di lokasi. Sementara istrinya yang berinisial P (60) mengalami luka berat dan sempat dalam kondisi kritis.
Polisi lalu menangkap pelaku pada Senin (9/3/2026) sekitar pukul 18.54 WIB di kawasan Cilincing, Jakarta Utara. Saat ini ia telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.
Berita Terkait
-
Hakim Bali Vonis 16 Tahun Penjara Dua Warga Australia Pembunuh Ayah
-
Aksi Korve Massal: Kapolda Metro Jaya dan Dua Menteri Sulap Pasar Kramat Jati Lebih Bersih
-
HUT ke-12 Suara.com, Kabid Humas Polda Metro Berharap Jadi Media Edukatif dan Penyejuk Masyarakat
-
Kantor Media Dibakar Buntut Berita Bias Kasus Pembunuhan Sadis Aktivis Anti Pemerintah
-
Polda Metro Jaya Gerebek Pesta Narkoba di Bekasi saat Ramadan, 7 Pemuda Ditangkap
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Prabowo Targetkan Swasembada Energi 2029: Kalau Bisa Lebih Dulu, Kita Kerja Cepat
-
Prabowo Dijadwalkan Hadir di Puncak Peringatan Hari Buruh, Ini yang Bakal Ditegaskan
-
Pakar UGM Nilai Pemindahan Gerbong Wanita Tak Sentuh Akar Masalah
-
Minta Polda Metro Jaya Lanjutkan Penyidikan, TAUD Ajukan Praperadilan Terkait Kasus Andrie Yunus
-
Kasus Andrie Yunus, Mahfud MD Soroti Peradilan Koneksitas dan Mandeknya Reformasi
-
Peneror Konser Taylor Swift Menyesal, di Apartemennya Ditemukan Bahan Pembuatan Bom
-
Ngopi Bareng Jadi Awal Rencana Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus, Ternyata Ini Motifnya!
-
Kunker ke Tiga Negara, Gubernur Pramono Perkuat Kemitraan Strategis Menuju Top 50 Global City 2030
-
Trauma Usai Tabrakan KRLArgo Bromo, Penumpang Perempuan Kini Pilih Hindari Gerbong Ujung
-
Mobil Lexus Rp1,3 M Dibeli Cash Tapi Mau Ditarik Debt Collector, DPR Endus Praktik Nakal Leasing