Dengan waktu yang begitu sempit menjelang Pemilu 2024, ia pun memerintahkan segala cara untuk bisa merayu Jokowi dan keluarganya. Salah satu instruksi paling ekstrem ditujukan kepada Grace Natalie.
"Bayangkan waktu kita begitu pendek dan kita cuma punya nol koma. Jadi tidak ada pilihan ketika itu, dengan cara apapun, kalau perlu saya bilang kepada Grace 'nangis sekencang-kencangnya saat ketemu Pak Jokowi, apalagi partai ini didirikan karena kecintaan kita kepada dia, nangislah Grace' saya bilang," jelas Jeffrie.
Frustrasi dan Harapan Palsu dari Kaesang
Perjuangan untuk mendekati lingkar kekuasaan ternyata penuh liku dan penderitaan batin. Jeffrie menceritakan bagaimana Raja Juli Antoni, yang kini menjabat sebagai Wakil Menteri ATR/BPN, sempat merasa frustrasi dalam menjalankan misi tersebut.
Setiap kali melaporkan perkembangan, Raja Juli disebut hampir menangis karena sulitnya menembus komunikasi dengan putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep.
Harapan yang diberikan terasa seperti harapan palsu. Komunikasi satu arah menjadi santapan sehari-hari.
"Untungnya berkat kegigihan Raja Juli Antoni, Grace, Syaiful Haq, Endang Tirtana, Isyana Bagus Oka, kasihan juga Pak Jokowi kepada kita. Walaupun kemudian kita mengalami penderitaan batin yang cukup panjang, dari Maret 2023 kita diberikan harapan setengah palsu oleh Mas Kaesang. Raja Juli Antoni, Mas Kaesang, saat itu, kalau cerita ke saya hampir setengah menangis, 'enggak bisa dihubungi, Bang, sudah di-WA sudah dibaca tapi eenggak dibalas-balas' ya kira-kira itu yang terjadi dalam perjalanan kita sampai hari ini," jelasnya.
Kisah di balik layar ini memberikan gambaran betapa terjalnya jalan yang ditempuh PSI untuk bertahan, yang puncaknya berbuah manis dengan bergabungnya Kaesang Pangarep hingga akhirnya memimpin partai tersebut.
Baca Juga: Roy Suryo Protes Jokowi Mangkir Panggilan Polisi: Ngaku Sakit Tapi Hadiri Kongres PSI
Tag
Berita Terkait
-
Roy Suryo Protes Jokowi Mangkir Panggilan Polisi: Ngaku Sakit Tapi Hadiri Kongres PSI
-
Prabowo 'Sowan' ke Jokowi, Said Didu Curiga Dapat Tugas Jadi Ketua Timses Duet Gibran-Kaesang 2029?
-
Kaesang Resmi Jadi Ketum PSI hingga Kekecewaan Anies Baswedan atas Vonis Tom Lembong
-
Ketika Masa Depan PSI Ditentukan oleh Keluarga Jokowi
-
Roy Suryo Cs 'Serang Balik', Minta Polisi Sita Ijazah Asli Jokowi dan Uji Forensik
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam