Suara.com - Presiden Prabowo Subianto membongkar sebuah sisi personal yang jarang diketahui publik. Di balik citranya yang tegas, ternyata ia kerap menghabiskan waktu di malam hari untuk menonton podcast dan memantau media sosial, hanya untuk mencari tahu apa yang dibicarakan orang tentang dirinya.
Pengakuan ini ia sampaikan saat berpidato di Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Solo, Jawa Tengah, Minggu (20/7/2025) malam.
"Saya sering malam-malam buka media sosial, cek podcast. Saya ingin tahu apa yang sedang dibicarakan tentang Prabowo Subianto," ungkapnya, dikutip pada Senin, (21/7/2025).
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga melontarkan sindiran pedas kepada para pihak yang ia sebut sebagai pakar 'sok tahu'.
Menurutnya, saat ini banyak orang yang merasa paling pintar dan mengomentari segala hal, termasuk dirinya, padahal belum tentu paham realitasnya.
"Sekarang banyak orang merasa paling pintar. Mungkin gelarnya banyak, mungkin sering sekolah, tapi semua hal dikomentari. Apa pun dikomentari," sindirnya.
Ia bahkan berkelakar bahwa para pengamat itu seolah lebih tahu tentang dirinya daripada dirinya sendiri.
"Mereka lebih tahu daripada saya. Dibilang Prabowo begini, Prabowo begitu, sudah pecah kongsi sama Jokowi, dan seterusnya. Semua dianalisis. Mungkin malam ini saya dianalisis lagi karena memuji gajah," ucap Prabowo sambil tersenyum.
Pujian terhadap gajah memang menjadi salah satu sorotan dalam pidatonya. Prabowo mengaku sangat terkesan dengan pilihan PSI yang mengganti logo mawar menjadi gajah. Ia menyebut, intel PSI hebat karena bisa membaca isi hatinya.
Baca Juga: Koalisi Prabowo Gemuk di Parlemen, Gibran Tetap Bisa Dimakzulkan Lewat 'Jalur Belakang'?
"Partai lain harus waspada. Gajah ini luar biasa. Saya tidak paham, tapi intel PSI hebat karena bisa membaca isi hati Presiden Republik Indonesia," ujarnya.
Prabowo mengaku gajah adalah hewan favoritnya dan nuansa gajah sangat kental di kediaman pribadinya di Hambalang. "Saya tidak mengada-ada. Banyak yang dekat dengan saya tahu, saya sangat menyayangi gajah. Di perpustakaan saya, semua lambangnya gajah," tambah Prabowo.
Kecintaannya pada gajah bahkan akan ia wujudkan dalam sebuah proyek nyata. "Saya sedang menyusun rencana membangun konservasi gajah di Aceh. Saksinya Menteri Kehutanan dan mungkin juga Menteri Lingkungan Hidup," ungkap Prabowo.
Berita Terkait
-
Nuwun Sewu ke Puan, Prabowo: Bung Karno Bapak Saya Juga
-
Asal-usul Terbentuknya Kopdes Merah Putih, Zulhas: Biar Potong Tengkulak
-
Ada Kopdes Merah Putih, Prabowo Sebut Sri Mulyani Tambah Stres
-
Koalisi Prabowo Gemuk di Parlemen, Gibran Tetap Bisa Dimakzulkan Lewat 'Jalur Belakang'?
-
Mantan KSAD Turun Gunung, 'Maklumat Yogyakarta' Siap Guncang Isu Ijazah Jokowi, Bela Eks Rektor UGM
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
KPK Bakal Periksa Suami dan Anak Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
-
Bahlil Punya Tugas Baru, Pimpin Satgas Transisi Energi: Kejar Target 120 Juta Motor Listrik
-
Konvoi Mobil Zig-zag di Tol Becakayu Bikin Resah, Polisi: Identitas Pelaku Dikantongi
-
Kota Yogyakarta Catat 6 Kasus Positif Campak, Dinkes Sebut Masih Ada Warga Anti Vaksin
-
MAKI: KPK Perlu Terapkan Pasal TPPU untuk Jerat Suami dan Anak Fadia Arafiq
-
Kolega di Golkar 'Semprot' Bupati Fadia: Kalau Tak Tahu Birokrasi, Tanya Kemendagri!
-
Aliansi Mahasiswa Demo di DPR Tolak BoP dan Serukan Lawan Imperialisme, Ribuan Polisi Disiagakan
-
Tragedi Jumat Pagi di Jalur Transjakarta: Pemotor Tewas Usai Menghantam Pembatas Jalan
-
Alarm Bahaya BPBD Menyala, Cuaca Ekstrem Kepung Jakarta hingga 12 Maret
-
Tinggal Lapor ke Prabowo, Komisi Reformasi Polri: Ada 8 Perpol dan 24 Perkap Harus Direvisi