Suara.com - Presiden Prabowo Subianto meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati untuk mengupayakan penyediaan obat-obatan gratis di Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih.
Hal ini disampaikan Prabowo pada peluncuran 80.000 kelembagaan Kopdeskel Merah Putih di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, hari ini.
Menurut Prabowo, pembentukan 80.000 Kopdeskel Merah Putih ini bertujuan untuk memangkas rantai distribusi serta menyediakan akses produk-produk penting bagi masyarakat, termasuk obat-obatan. Apotek desa atau klinik desa akan menjadi salah satu unit bisnis wajib yang dijalankan oleh Kopdeskel Merah Putih.
Prabowo bahkan bertekad untuk mengusahakan agar obat-obatan tersebut dapat diberikan secara gratis kepada masyarakat yang tidak mampu. Untuk mewujudkan hal ini, ia secara khusus menunjuk Menteri Keuangan Sri Mulyani sebagai pihak yang bertanggung jawab mengupayakan ketersediaan obat gratis di Kopdeskel Merah Putih.
"Ya, kita upayakan enggak bayar. Kita upayakan, yang mengupayakan Menteri Keuangan semakin stres. Tapi enggak apa-apa Bu, ini mulia, nama Ibu kan Sri Mulyani, jadi harus yang mulia-mulia, Bu. Ibu akan dicintai oleh semua desa seluruh Indonesia," ujar Prabowo, yang pernyataannya dikutip dari akun YouTube Sekretariat Presiden, Senin (21/7/2025).
Prabowo menegaskan bahwa layanan obat gratis bagi masyarakat tidak mampu di Kopdeskel Merah Putih dapat dilaksanakan jika anggaran tersedia. "Menteri Keuangan setiap kali saya panggil agak stres. Apalagi ini idenya Presiden ini. Kalau nanti ada dananya, khusus untuk rakyat miskin, obatnya harus gratis," tambahnya.
Ia menekankan pentingnya akses obat-obatan bagi masyarakat kecil, terutama yang memiliki ekonomi lemah. Prabowo juga mengapresiasi Kementerian Pertahanan atas inisiatif mereka dalam membentuk lembaga farmasi pertahanan yang memproduksi obat generik dengan harga terjangkau.
"Obat-obat yang penting bagi rakyat kecil, rakyat yang ekonominya masih lemah. Mereka harus punya akses kepada obat-obat penting dalam harga terjangkau. Untuk itu, terima kasih Kementerian Pertahanan dengan inisiatif mereka membentuk lembaga farmasi pertahanan, membuat obat generik dengan harga murah," jelas Prabowo.
Baca Juga: Geger di Klaten, Prabowo Tak Tahu Arti 'Daring': Apa Itu Pak Pacul?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Aston Villa Dikabarkan Jajaki Transfer Alejandro Garnacho dari Chelsea
-
Korban Ketiga Ledakan Rumah Mewah di Medan Ditemukan, Total 3 Tewas
-
Persiapan KUR Perumahan, Menteri PKP Sebut Kinerja BRI Tertinggi Dalam Penyaluran Program
-
PSIM Yogyakarta Pertahankan Empat Pemain Asing untuk Hadapi Musim 2026/2027
-
Barcelona Berpotensi Terima Rp63 Miliar dari FIFA Berkat Kontribusi Pemain di Piala Dunia 2026
-
Soroti Dugaan TPPU Febrie Adriansyah, Akademisi Dorong Penerapan Pemberatan Pidana Eks Jampidsus
-
Fabio Quartararo Gabung Honda, Separuh Kursi MotoGP 2027 Sudah Terisi
-
Barcelona Siapkan Opsi Alternatif di Tengah Sulitnya Negosiasi Julian Alvarez
-
Ironi Retret Magelang, 16 Kepala Daerah Tetap Kena OTT KPK Meski Sudah Dibriefing Prabowo
-
5 Tips Memilih Loose Powder yang Aman untuk Kulit Berjerawat, Hasil Flawless Tanpa Iritasi