Suara.com - Misteri di balik pembunuhan sadis wanita berinisial APSD (22) yang ditemukan tewas terborgol di Cisauk, Tangerang, akhirnya terungkap. Dalam rekonstruksi 75 adegan yang digelar Polda Metro Jaya, terkuak bahwa pembunuhan ini didalangi oleh mantan pacar korban yang dipicu cemburu buta dan lilitan utang sebesar Rp1,1 juta.
Kanit IV Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKP Charles Bagaisar Putra Alor, menjelaskan bahwa reka adegan yang digelar pada Selasa (22/7) ini mengalami penambahan dari rencana awal 67 adegan menjadi 75 adegan untuk memperjelas setiap detail kejahatan.
Otak di balik pembunuhan ini adalah RRP (19), mantan pacar korban. Hubungan mereka yang terjalin selama dua tahun kandas pada 2024, namun menyisakan utang RRP kepada korban sebesar Rp1,1 juta.
"Selanjutnya pada tahun 2024, tersangka RRP dan korban putus, namun tersangka memiliki utang kepada korban sebanyak Rp1,1 juta, kemudian tahun 2025 tersangka RRP merencanakan pembunuhan terhadap korban karena sering melihat status WhatsApp korban bersama pacar barunya," ujar Charles sebagaimana dilansir Antara.
Rasa cemburu yang membara membuat RRP merencanakan pembunuhan. Ia kemudian mengajak dua temannya, IF (21) dan APH (17), untuk melancarkan aksi kejinya.
Dalam rekonstruksi, terungkap bagaimana para pelaku memborgol korban, merudapaksanya, sebelum akhirnya menghabisi nyawanya dengan brutal.
"Setelah korban berhasil diborgol dan dirudapaksa oleh para tersangka, pada adegan 39 tersangka RRP menyuruh tersangka IF mengambil pisau dan gunting, sedangkan tersangka APH mengambil obeng untuk melakukan pembunuhan kepada korban."
Setelah memastikan korban tewas, pada adegan ke-52, para pelaku membuang jasad korban ke semak-semak dan menutupinya dengan ranting seadanya.
Ketiga pelaku sebelumnya telah diringkus oleh Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya di tiga lokasi berbeda pada Kamis (17/7), sehari setelah jasad korban ditemukan. RRP ditangkap di Tegal, APH di Serpong, dan IF di Parung Panjang, Bogor.
Baca Juga: Kembali Diperiksa, Kader PSI Dian Sandi Ngotot Ijazah Jokowi Asli, Siapa Sebenarnya Pemberi Fotonya?
Sejumlah barang bukti, termasuk pisau, obeng, batu, pakaian korban, hingga motor milik korban, telah diamankan oleh polisi.
Tag
Berita Terkait
-
Kembali Diperiksa, Kader PSI Dian Sandi Ngotot Ijazah Jokowi Asli, Siapa Sebenarnya Pemberi Fotonya?
-
Biadap! Terungkap Detik-detik Mengerikan Wanita Terborgol Dicekik Lalu Diperkosa Saat Sekarat
-
Anaknya Dilempar ke Sungai, Istri Penggal Suami
-
Ulasan Novel The Mill House Murders: Misteri Kelam di Rumah yang Terisolasi
-
Ulasan Novel The Decagon House Murders: Kasus Pembunuhan di Pulau Terpencil
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
Terkini
-
Buntut 5 Peserta Meninggal, Kemenhan Hapus Latihan Militer di Program SPPI
-
Minyak Dunia Sudah Murah, Kenapa Harga Pertamax Masih Rp16 Ribu?
-
Kapolri Anugerahkan Medali Kehormatan kepada Prabowo
-
Mendagri Tito Hadiri Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara di Bogor
-
Kemhan Usut Kematian 5 Calon Manajer Kopdes
-
Mediasi Buntu, Keluarga Adik Keisya Levronka Ungkap Alasan Tempuh Jalur Hukum
-
Rp756 Miliar Diselamatkan! Kapolri Bongkar Skandal Besar Bio Solar dan Perusahaan Sawit Nakal
-
Keluarga Keisya Levronka Gugat Untar Rp1 M, Soroti Tak Ada Ambulans usai Lexi Jatuh dari Lantai 6
-
Komdigi dan Universitas Brawijaya Bangun Sistem AI Pendukung Sekolah Rakyat
-
Geger Kelompok Society of Saint Pius X Angkat 4 Uskup Tanpa Persetujuan Paus Leo, Siapa Mereka?