Suara.com - Indonesia mendapat julukan baru. Disebut-sebut, Ibu Pertiwi merupakan "Tiongkok baru di ASEAN".
Klaim itu beredar dalam bentuk konten di media sosial Instagram.
Akun yang mengunggah kabar itu ialah “zen77515”.
Ia mengunggah pada Selasa, 24 Juni 2025.
Konten tersebut beredar dalam bentuk video dengan narasi sebagai berikut:
“Indonesia disebut TIONGKOK BARU di asean
Dr. Huseyin pakar pertahanan asal Turki menyebut Korea Selatan mencap Indonesia sebagai ‘Tiongkok Baru ASEAN’.
Ini bentuk ketakutan Korsel yang menganggap Indonesia mempunyai Perkembangan pesat Dibidang pertahanan
Korsel juga sempat Menahan teknisi Indonesia, yang Dituduh bocor kan data pesawat KF-21 Namun tidak terbukti”
Baca Juga: Benarkah Mematikan Kulkas Setiap Malam Bisa Hemat Listrik? Cek Fakta dan 4 Rekomendasi Merek Terbaik
Per Rabu, 23 Juli 2025, konten tersebut telah mendapat sekitar 8.702-an tanda suka.
Melansir dari TurnBackHoax.id, tim pemeriksa fakta memasukkan kata kunci “Dr. Huseyin pakar pertahanan Turki” ke mesin pencarian Google.
Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi kredibel mengenai Dr. Huseyin yang diklaim sebagai pakar pertahanan asal Turki.
TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “julukan Indonesia sebagai Tiongkok Baru ASEAN” ke mesin pencarian Google.
Penelusuran teratas mengarah ke artikel detik.com “Ini Julukan Negara-negara di ASEAN, Negeri Petro Dollar hingga Angkor Wat”.
Artikel yang tayang Oktober 2024 itu membeberkan Indonesia memiliki julukan “Negeri Zamrud Khatulistiwa”.
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua