Perselingkuhan memang sering menjadi alasan final sebuah gugatan cerai, tapi jarang sekali menjadi penyebab awalnya. Seringkali, perselingkuhan adalah gejala dari masalah yang lebih besar, seperti merasa tidak lagi dihargai, dicintai, atau diperhatikan oleh pasangan. Kehidupan seksual yang tidak memuaskan atau tidak lagi ada, aksi perselingkuhan sebagai bentuk balasan atas luka yang disebabkan pasangan.
Di era digital, definisi selingkuh pun meluas, tidak hanya fisik tapi juga emosional melalui percakapan intens di media sosial.
4. KDRT dan Lingkaran Hubungan Toksik (Toxic Relationship)
Ini adalah alasan yang tidak bisa ditawar. Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) bukan hanya pukulan fisik. Ini adalah lingkaran setan yang mencakup kekerasan Verbal Hinaan, makian, dan kata-kata yang merendahkan harga diri.
Kekerasan Psikologis berupa Manipulasi (gaslighting), ancaman, isolasi dari teman dan keluarga. Kekerasan Seksual berupa Pemaksaan dalam hubungan intim.
5. Faktor Baru Ketika Kemandirian Finansial Menjadi Pintu Keluar
Fenomena guru PPPK yang menggugat cerai adalah contoh sempurna dari faktor ini. Kemandirian finansial, terutama bagi perempuan, kini menjadi variabel penting. Ini bukan berarti perempuan menjadi sombong setelah punya penghasilan sendiri.
Tag
Berita Terkait
-
Ketika SK PPPK Jadi Tiket Cerai, Puluhan ASN Ramai-ramai Gugat Cerai Suami
-
Oknum Guru Besar Fisip Unsoed Diduga Lakukan Pelecehan Seksual terhadap Mahasiswi
-
Pemprov Bengkulu Tak Terima, Buntut Guru Honorer Nangis Curhat Soal Gaji Rp30 Ribu
-
Viral Guru PPPK Ramai-ramai Ajukan Cerai, Apa Penyebabnya?
-
Geger Guru di Kubu Raya Tahan Rapor Murid Nunggak LKS Rp350 Ribu, Ancam Siswa Turun Kelas
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah