Suara.com - Ahmad Abdul Aziz yang akrab disapa Memed Potensio, kini dikenal luas sebagai "Thomas Alva Edi Sound". Videonya viral dimana-mana hingga akhirnya ia pun ikut bicara.
Dia disebut sebagai penemu sound horeg, sistem audio bertenaga besar yang kerap digunakan di hajatan atau konser jalanan.
Viralnya nama Memed sebagai “penemu sound horeg” bermula dari unggahan-unggahan kreatif netizen yang memparodikan dirinya dengan sentuhan teknologi AI.
Gambar-gambar editan yang memperlihatkan dirinya layaknya tokoh penemu membuat warganet menobatkannya sebagai “Thomas Alva Edi Sound”.
Namun, Aziz menegaskan bahwa semua itu hanya lelucon belaka dan dirinya tidak pernah mengklaim sebagai pencipta konsep tersebut.
“Kalau penemu bukan, itu hanya editan dari netizen. Sound horeg kan sudah ada sejak saya kecil dulu. Tapi nggak tahu kenapa netizen bikin kontennya seperti itu,” ujar Memed.
Meski sempat terkejut dengan viral sound horeg, pria asal Jawa Timur ini tetap menyikapinya dengan santai. Bahkan, ia mengaku tertawa sendiri saat melihat foto-foto editan yang beredar.
“Awalnya kaget, karena viralnya mendadak. Apalagi sekarang jamannya teknologi AI sudah berkembang, jadi editannya luar biasa. Tapi ya bagus juga, buat hiburan,” katanya.
Tak sedikit komentar negatif dari netizen yang menyasar pada fisik Abdul Aziz, terutama soal kantung matanya yang tebal.
Namun, ia tak ambil pusing. Menurutnya, kantung mata itu bukan hanya karena kurang tidur akibat jadwal kerja padat di dunia sound system, tapi juga faktor genetik.
“Bahkan anak saya punya kantung mata seperti ini. Tapi saya kelihatan makin tebal karena kerja di sound system itu tidur nggak tentu. Sehari bisa cuma tidur 3 sampai 4 jam, dan itu pun tidak teratur,” jelasnya.
Sebagai seorang pekerja yang sudah lama berkecimpung di dunia sound system, Abdul Aziz mengaku sudah terbiasa menghadapi komentar pedas dan tekanan mental. Ia melihat fenomena viral ini justru membawa sisi positif tersendiri.
“Enggak marah meskipun banyak yang berkomentar negatif. Berkecimpung di dunia sound system memang harus menyiapkan mental,” ucapnya.
Di tengah ketenarannya yang mendadak, Ahmad Abdul Aziz tetap mensyukuri momen ini. Ia menganggap popularitasnya sebagai hiburan, bukan hanya untuk dirinya, tetapi juga teman-temannya.
“Hikmahnya ada plus minus. Cuma ya itu, harus kuat mental. Itung-itung ini menjadi hiburan saya di kalangan teman-teman juga,” katanya.
Berita Terkait
-
Detik-Detik Rumah Warga Jepara Rusak Usai Dilintasi Sound Horeg Saat Takbiran
-
Getaran Sound Horeg dan Lautan Buruh Membelah Jantung Jakarta di May Day 2026
-
Sound Horeg: Antara Kebisingan dan Hiburan
-
HNW Kecam Keras Sahur On The Road di Jombang, Pakai Sound Horeg dan Penari Seksi?
-
Sound Horeg dan Perang Sarung Dilarang Keras Selama Ramadan di Ponorogo, Apa Sanksinya?
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Investasi Rp15 Triliun Masuk Jateng, Industri Kendaraan Listrik Bakal Serap 10 Ribu Tenaga Kerja
-
Sudewo Didakwa Terima Gratifikasi Rp2,5 Miliar, Keris Nogososro Ikut Disorot
-
Bos Maktour Lagi-lagi Mangkir Pemeriksaan Korupsi, KPK Beri Respon Tegas
-
Prabowo Dapat Skor 3 dari 10: Utang Rp9.000 T, Tapi Perjalanan Dinas Rp1,1 T
-
Komnas HAM Soroti Lambatnya MBG di Perbatasan, Angka Stunting di Sanggau Justru Naik
-
DPR Bocorkan 2 Nama Naturalisasi Baru Timnas: Mitchell Baker dan Luke Vickery Segera Jadi WNI!
-
Satgas PRR Perkuat Mitigasi Bencana Susulan di Titik Rawan Wilayah Terdampak
-
CELIOS Soroti Pendamping Presiden dalam Kunjungan Luar Negeri, Dinilai Abaikan Peran Diplomat
-
Sejarah Panjang Program Nuklir Iran dan Ketegangan dengan Amerika Serikat dari 1967 - 2026
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap