Suara.com - Kabar duka datang dari panggung politik nasional. H. Suryadharma Ali, Mantan Menteri Agama Republik Indonesia dan mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), meninggal dunia pada hari Kamis, 31 Juli 2025.
Almarhum menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 04.18 WIB di Rumah Sakit Mayapada, Jakarta, dalam usia 68 tahun.
Kabar meninggalnya Suryadharma Ali menyebar dengan cepat melalui pesan dari kerabat dan dikonfirmasi oleh sejumlah kolega serta pihak Kementerian Agama.
"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Turut berduka atas wafatnya Shbt. H. Surya Dharma Ali pada hari ini, Kamis 31 Juli 2025, pukul 04.18 WIB di RS Mayapada Jakarta. Semoga Allah SWT menganugerahi tempat yang mulia bagi beliau. Aamiin,” demikian bunyi pesan yang beredar luas di kalangan wartawan.
Menurut informasi yang diterima, jenazah akan disemayamkan di rumah duka di Jalan Cipinang Cempedak I, Jatinegara, Jakarta Timur. Rencananya, almarhum akan dimakamkan setelah waktu Zuhur di Pondok Pesantren Miftahul'Ulum, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.
Perjalanan Karier: Dari Korporat ke Puncak Politik
Lahir di Jakarta pada 19 September 1956, Suryadharma Ali adalah seorang alumnus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syarief Hidayatullah, tempat ia meraih gelar sarjana pada tahun 1984. Sebelum terjun ke dunia politik, ia memiliki karier yang cukup mapan di sektor swasta.
Suryadharma mengawali kariernya di PT. Hero Supermarket, sebuah perusahaan ritel terkemuka. Ia bergabung pada tahun 1985 dan meniti karier hingga menduduki posisi Deputi Direktur sampai tahun 1999. Pengalamannya di dunia korporat ini juga membawanya aktif di berbagai organisasi ritel di Indonesia.
Panggilan politik membawanya berlabuh di Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Karier politiknya dimulai pada tahun 2001 saat ia menjabat sebagai Ketua Komisi V DPR RI hingga 2004. Di saat yang bersamaan, ia juga dipercaya sebagai Bendahara Fraksi PPP di MPR RI.
Baca Juga: Mantan Menag Suryadharma Al Tutup Usia
Puncak karier politiknya di partai berlambang Ka'bah diraih ketika ia terpilih menjadi Ketua Umum PPP, menggantikan Hamzah Haz.
Di tingkat pemerintahan, Suryadharma Ali dipercaya oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk masuk dalam kabinet.
Ia menjabat sebagai Menteri Negara Koperasi dan UKM pada Kabinet Indonesia Bersatu (2004–2009) dan kemudian sebagai Menteri Agama pada Kabinet Indonesia Bersatu II (2009–2014).
Tersandung Kasus Korupsi yang Mengubah Jalan Hidup
Di penghujung masa jabatannya sebagai Menteri Agama, Suryadharma Ali tersandung kasus hukum. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2010-2013.
Penetapan status tersangka ini menjadi titik balik dalam karier politiknya. Pada 10 September 2014, Suryadharma dipecat dari jabatannya sebagai Ketua Umum PPP dan digantikan oleh Romahurmuziy, yang saat itu menjabat sebagai Sekretaris Jenderal.
Berita Terkait
-
Mantan Menag Suryadharma Al Tutup Usia
-
BREAKING NEWS! Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali Meninggal Dunia
-
Pinangki Cs Dapat Diskon Hukuman dan Bebas Bersyarat, Eks Jubir KPK: Jangan Takut Korupsi!
-
Daftar 10 Napi Koruptor yang Bebas Bersyarat Serempak, Simak Profil dan Kasusnya
-
Bebas Bersyarat, Napi Koruptor Patrialis Akbar, Zumi Zola Hingga Suryadharma Ali Resmi Keluar Penjara Hari ini
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Belum Jadi Kader Resmi, Jokowi Disebut Sudah Ajak Relawannya untuk Masuk PSI
-
Kunjungi SRMP 1 Deli Serdang, Gus Ipul Pastikan Sekolah Rakyat Ramah Disabilitas
-
Ahmad Muzani di Harlah NU: Bangsa Ini Berutang Jasa pada Kiai dan Santri
-
Sesuai Arahan Presiden, Gus Ipul Serahkan Santunan Ahli Waris Korban Banjir Deli Serdang
-
Satu Abad NU, Gus Yahya: Persatuan Menguat Usai Dinamika yang Hebat
-
Menhan Ungkap Pertemuan Prabowo dan Tokoh Oposisi: Apa yang Dibahas?
-
Risiko Matahari Kembar di Tubuh Polri, Mengapa Kapolri Pilih Mundur Ketimbang Jadi Menteri?
-
Aktivis 98 Kritik Pernyataan 'Titik Darah Penghabisan' Kapolri: Siapa yang Mau Dihadapi?
-
Geger! Jutaan Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein Dirilis, Nama Donald Trump Muncul 5.300 Kali
-
Diterpa Isu Reshuffle, Pratikno Tegas Bantah Siapkan Surat Pengunduran Diri