Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menegaskan posisi partainya dalam peta perpolitikan saat ini ketika menyampaikan pidato politik di Kongres XI PDIP di Bali, Sabtu (2/8/2025).
Mega menegaskan ada satu hal yang kerap disalahpahami dalam ruang demokrasi di Indonesia yaitu mengenai oposisi dan koalisi.
"Saya menegaskan satu hal yang kerap disalahpahami dalam ruang demokrasi kita, bahwa ini saya ulangi untuk diingat, bahwa dalam sistem presidensial seperti yang kita anut, tidak, tidak, tidak dikenal istilah oposisi dan koalisi," ujar dia.
Menurutnya demokrasi di Indonesia bukanlah demokrasi blok-blokan kekuasaan, melainkan demokrasi yang bertumpu kedaulatan rakyat dan konstitusi adalah yang paling tinggi sehingga jangan dirubah-ubah.
"Oleh karena itu PDIP tidak memosisikan sebagai oposisi dan tidak semata-mata memnbangun koalisi kekuasaan. kita partai ideologis yang berdiri di atas kebenaran, berpihak pada rakyat dan bersikap tegas sebagai partai penyeimbang demi menjaga arah pembangunan nnasional tetap berada dalam rel konstitusi dan kepentingan rakyat banyak," ujar Mega.
Menurut dia, PDIP akan mendukung setiap kebijakan pemerintah yang berpihak pada rakyat, namun akan bersuara lantang dan bertindak tegas terhadap setiap penyimpangan dari nilai-nilai Pancasila, Keadilan Sosial dan amanat penderitaan dan saya tambahkan hukum yang berkeadilan.
Sebab ujar Mega, bagi PDIP keberpihakan bukan soal berada di dalam atau di luar pemerintahan tetapi soal setia pada kebenaran dan berpijak pada moralitas politik yang diajarkan bapak bangsa Bung Karno.
"Kita pun, jangan lupa, adalah sama-sama warga negara Indonesia yang sah. Maka mari kita jaga terus peran strategis PDIP dalam wajah demokrasi Indonesia yang susah payah telah kita laksanakan dengan nama reformasi, sebagai kekuatan ideologis, sebagai kekuatan penyeimbang konstitusional dan kembali sebagai pelopor perjuangan rakyat," lantang Mega.
Pidato Mega ini disampaikan di tengah kabar merapatnya PDIP ke barisan pemerintahan Prabowo usai Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, mendapat amnesti dari Presiden Prabowo.
Baca Juga: Baru Semalam Bebas, Hasto Terpantau Tiba di Bali, Bakal Jadi Sekjen PDIP Lagi?
Sejumlah pengamat menduga pemberian amnesti terhadap Hasto merupakan deal politik antara Mega dan Prabowo.
Dengan diampuninya Hasto dari kasus hukum yang menjeratnya, maka PDIP disebut akan masuk ke dalam koalisi pemerintahan.
Berita Terkait
-
Baru Semalam Bebas, Hasto Terpantau Tiba di Bali, Bakal Jadi Sekjen PDIP Lagi?
-
Kembali Pimpin PDIP, Megawati Ingatkan Kader, Jangan Sampai Program Jadi Macan Kertas!
-
Prabowo Beri Amnesti, Hasto Langsung Terbang ke Bali? Ini Kata Orang Dalam PDIP!
-
Kongres PDIP akan Ditutup dengan Pidato Politik Megawati, Umumkan Kepengurusan DPP Partai?
-
Ramalam Budiman Sudjatmiko Terbukti: Fusi PDIP-Gerindra Keharusan Sejarah
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba