Gibran dan Resonansi Simbol di Dunia Nyata
Ketika Gibran Rakabuming Raka terlihat mengenakan pin berlambang Jolly Roger Topi Jerami saat masa kampanye Pilpres 2024, banyak spekulasi dan interpretasi yang muncul.
Lambang itu Gibran gunakan dalam bentuk pin saat mendatangi rumah Presiden Prabowo Subianto yang saat itu masih menjadi calon presiden (capres) pada 21 Januari 2024.
Gibran saat itu menggunakan kemeja berwarna biru langit dan pin berlambang Jolly Roger Topi Jerami di dada sebelah kirinya.
Bagi sebagian kalangan, terutama para Nakama, hal ini bisa dilihat sebagai upaya Gibran untuk terhubung dengan audiens muda dan mengadopsi simbol yang mewakili semangat perubahan, keberanian, dan perjuangan melawan ketidakadilan.
Dalam konteks Indonesia, fenomena pengibaran bendera One Piece oleh masyarakat sering dimaknai sebagai bentuk kritik sosial.
Banyak yang merasa kisah perjuangan Luffy membebaskan negeri-negeri tertindas seperti Alabasta dan Wano relevan dengan kondisi sosial-politik yang mereka rasakan.
Simbol ini menjadi metafora perlawanan terhadap korupsi dan ketidakadilan, serta harapan akan datangnya kebebasan sejati.
Meski sempat memicu perdebatan dan ditafsirkan sebagai upaya memecah belah oleh beberapa pihak, bagi mayoritas penggemarnya, Jolly Roger ini adalah simbol persahabatan, solidaritas, dan janji untuk terus berjuang meraih mimpi.
Baca Juga: Mural One Piece Dihapus Paksa di Sragen, Pemerintah: Jaga Sensitivitas!
Ia bukan tentang melawan negara, melainkan melawan segala bentuk penindasan, sama seperti yang dilakukan Luffy dan krunya.
Pada akhirnya, Jolly Roger Topi Jerami telah melampaui batasannya sebagai sekadar simbol dalam anime. Ia telah menjadi bagian dari budaya pop global yang mampu menyuarakan aspirasi dan perasaan sebuah generasi.
Berita Terkait
-
Pandji Pragiwaksono Apresiasi Sikap Gibran Tanggapi Candaan Mens Rea: Bijak dan Paham Pop Culture
-
Pemerintah Mau Tambah 111 Unit Rumah Huntara di Tamiang Hulu
-
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
-
Usai One Piece, Netflix Dilaporkan akan Garap Film Live Action Gundam
-
Ada Demo di Depan Kantor Wapres Kebon Sirih, Massa Aksi: Ijazahmu Mana?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?
-
Geger Siswa SD Akhiri Hidup Gegara Tak Mampu Beli Buku, Legislator NTT Minta Polisi Selidiki
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Rano Karno Mau Sulap Planetarium Jakarta Setara Las Vegas
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir