Suara.com - Token listrik sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari jutaan rumah tangga di Indonesia. Kemudahannya dalam mengontrol pemakaian listrik membuat sistem prabayar ini sangat digemari.
Namun, pertanyaan yang selalu muncul setiap kali hendak membeli token adalah, "Kalau saya beli Rp 100 ribu dapat berapa kWh?" Jawabannya tidak selalu sama untuk setiap orang.
Jumlah kWh yang Anda terima sangat bergantung pada golongan daya listrik yang terpasang di rumah Anda dan adanya potongan biaya administrasi serta Pajak Penerangan Jalan (PPJ).
Memasuki bulan Agustus 2025, pemerintah dan PT PLN (Persero) terus mengevaluasi tarif listrik untuk memastikan distribusi energi yang adil dan efisien.
Bagi Anda yang penasaran dengan rinciannya, berikut adalah simulasi dan penjelasan lengkap mengenai harga token listrik per Agustus 2025.
Memahami Komponen dalam Token Listrik Anda
Sebelum menghitung, penting untuk tahu bahwa uang yang Anda bayarkan tidak seluruhnya dikonversi menjadi kWh. Ada beberapa potongan yang perlu diperhatikan:
Pajak Penerangan Jalan (PPJ): Besaran PPJ bervariasi tergantung pada pemerintah daerah masing-masing, umumnya berkisar antara 3% hingga 10%.
Biaya Administrasi Bank: Setiap pembelian token melalui bank atau mitra pembayaran (PPOB) akan dikenakan biaya admin yang besarnya antara Rp 2.000 hingga Rp 3.500.
Baca Juga: Berapa Tarif Listrik PLN Terbaru per Agustus 2025? Simak Rinciannya
Materai: Untuk pembelian token di atas Rp 250.000 hingga Rp 1.000.000 akan dikenakan biaya materai. Namun, untuk pembelian Rp 100.000, biaya ini tidak berlaku.
Rincian Tarif Listrik per kWh (Agustus 2025)
Berdasarkan kebijakan penyesuaian tarif (tariff adjustment) yang berlaku, berikut adalah tarif listrik per kWh untuk beberapa golongan pelanggan rumah tangga non-subsidi.
Perlu dicatat bahwa tarif ini bisa berubah sesuai kebijakan pemerintah.
- Golongan R-1/TR (900 VA - RTM): Rp 1.352 per kWh
- Golongan R-1/TR (1.300 VA): Rp 1.444,70 per kWh
- Golongan R-1/TR (2.200 VA): Rp 1.444,70 per kWh
- Golongan R-2/TR (3.500 - 5.500 VA): Rp 1.699,53 per kWh
- Golongan R-3/TR (6.600 VA ke atas): Rp1.699,53 per kWh
Untuk pelanggan subsidi dengan daya 450 VA dan 900 VA (Rumah Tangga Miskin), tarifnya jauh lebih rendah dan ditetapkan oleh pemerintah.
Simulasi: Beli Token Rp100 Ribu Dapat Berapa kWh?
Berita Terkait
-
Qodari: Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Pemerintah Menjaga Daya Beli Masyarakat
-
Tok! Tarif Listrik Juli - September 2026 Tidak Naik!
-
Tarif Listrik PLN Tak Naik Juli-September, Simak Rincian Harganya per Kw
-
PLN Bilang Tarif Listrik Tak Naik, Lalu Kenapa Tagihan Kita Meledak?
-
Cara Mudah Beli Token Listrik Online, Praktis Pakai QRIS
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya