Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap bahwa Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Karyawan Gunarso, telah lebih dulu mengajukan pengunduran diri sebelum status tersangka dalam kasus beras oplosan diumumkan oleh Bareskrim Polri.
Tak hanya Karyawan, Direktur Operasional Food Station Ronny Lisapaly yang juga turut ditetapkan sebagai tersangka disebut melakukan hal serupa. Pramono menyebut langkah itu diambil sebelum status hukum keduanya dipublikasikan ke publik.
"Begitu sebelum diumumkan, walaupun baru rumor, mereka sudah menyampaikan pengunduran dirinya," kata Pramono kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (5/8).
Ia menambahkan, sejak temuan beras oplosan pertama kali diungkap oleh Kementerian Pertanian dan Polri, dirinya telah memanggil seluruh jajaran direksi Food Station. Pramono bahkan telah memberi peringatan agar semua yang terlibat bertanggung jawab.
"Sebelum peristiwa ini meledak, pada waktu itu saya sudah panggil Dirut dan jajaran direksi. Saya sudah sampaikan, kalau ini terjadi, maka segera untuk mengambil posisi," ujar mantan Sekretaris Kabinet itu.
Setelah menerima surat pengunduran diri dari Karyawan, Pemprov langsung menunjuk Julius Sutjiadi yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Umum untuk menjadi pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama. Julius disebut satu-satunya pejabat direksi yang tidak terseret kasus hukum.
"Tinggal Direktur Keuangan maka yang menjadi plt-nya, tentunya ya Direktur Keuangan ini. Sedangkan yang menjadi plt untuk direksi itu adalah kepala-kepala divisi, karena enggak boleh operasional dari Food Station ini terganggu. Ini bersifat temporary, sampai dengan RUUPS mendatang," jelasnya.
Sementara itu, penyidikan kasus beras oplosan terus bergulir di Satgas Pangan Polri. Brigjen Helfi Assegaf selaku Kasatgas Pangan Polri menyampaikan bahwa ada tiga tersangka yang berasal dari internal Food Station, yakni Karyawan Gunarso (Dirut), RL (Direktur Operasional), dan RP (Kepala Seksi Quality Control).
“Penyidik telah melakukan gelar perkara dan menemukan dua alat bukti untuk meningkatkan status tiga orang karyawan PT FS sebagai tersangka,” ujar Helfi dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (1/8).
Baca Juga: JIS Jadi Rebutan Persija dan Konser K-Pop, Pramono Anung Blak-blakan Ada Swasta Siap Ambil Alih
Ketiganya diduga bertanggung jawab atas praktik produksi dan distribusi beras premium yang tidak sesuai standar mutu beras SNI. Beras tersebut dipasarkan dalam berbagai merek dan ukuran kemasan.
“Pelaku usaha melakukan produksi dan memperdagangkan beras premium tidak sesuai standar mutu SNI beras premium,” katanya.
Selama proses penyidikan, polisi turut menyita barang bukti sebanyak 132,65 ton beras, terdiri dari 127,3 ton beras dalam kemasan 5 kilogram dan 5,53 ton beras dalam kemasan 2,5 kilogram yang diproduksi oleh PT Food Station.
Ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 62 jo Pasal 8 ayat (1) huruf a dan f UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen serta Pasal 3, 4, dan 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Pramono Sebut Kebun Binatang Ragunan Bakal Tutup Saat Hari Pertama Lebaran, Buka Kembali Lusa
-
Pramono Anung dan Bang Doel Bakal Salat Idul Fitri di Balai Kota, Khatib Diisi Maruf Amin
-
Klaim Angka Kecelakaan dan Fatalitas Turun, Kakorlantas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia
-
Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Persatuan dan Bangun Indonesia Lebih Kuat
-
Puncak Mudik 2026 Terlewati, Polri: Naik 4,26 Persen dan Tetap Terkendali
-
Malam Takbir di Bundaran HI, Pramono: Pemprov Jakarta Ingin Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman
-
Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza Ditunda, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Lucuti Senjata
-
Cerita Warga Pilih Takbiran di Bundaran HI, Ogah Mudik Gegara Takut Ditanya Kapan Nikah
-
Ucapkan Selamat Idulfitri, Prabowo Subianto Ajak Masyarakat Pererat Persatuan