Suara.com - Kemarahan warga Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mencapai puncaknya menyusul kegaduhan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) naik 250 persen.
Mereka menggeruduk Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat sebagai luapan kekecewaan setelah donasi air mineral untuk aksi unjuk rasa disita.
Insiden ini merupakan buntut dari rencana demonstrasi menentang kebijakan Bupati Pati, Sudewo.
Awalnya, warga berencana menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Pati. Untuk kebutuhan logistik, massa menggalang dana, termasuk air mineral.
Namun, situasi memanas ketika terjadi kericuhan dan berujung pada penyitaan barang-barang donasi oleh petugas Satpol PP. Tindakan ini sontak menyulut amarah warga yang merasa solidaritas mereka direnggut paksa.
Sebuah video yang merekam momen saat warga meluapkan amarahnya di depan kantor Satpol PP pun viral di media sosial. Dalam rekaman yang diunggah oleh akun Instagram @andika_rrroorrr, terlihat massa berkumpul dan menyuarakan protes mereka dengan lantang pada Selasa, 5 Agustus 2025.
Aksi penggerudukan ini mendapat dukungan luas dari warganet.
Kolom komentar di unggahan video tersebut dipenuhi dengan kalimat-kalimat yang menyemangati warga Pati dan mengecam tindakan aparat serta kebijakan Bupati Sudewo.
Seorang warganet mengingatkan tentang kekuatan rakyat yang tidak bisa dianggap remeh.
Baca Juga: Kemarin Ngotot Naikkan PBB 250 Persen, Kini Viral Video Bupati Pati Sudewo Nyawer Biduan
"Ingat pak Bupati. Jangan pernah lawan rakyat. Yang dulu pimpin negara ini 33 tahun lengser karena rakyat," tulis warganet tersebut.
Komentar lain bernada sindiran bahkan menyarankan agar kerugian akibat aksi tersebut dibebankan kepada sang bupati. "Kalau kantormu rusak, minta ganti rugi saja sama pak bupatimu," sahut warganet lainnya.
Dukungan dan semangat perlawanan terus mengalir untuk warga Pati yang memperjuangkan aspirasinya.
"Salut untuk warga Pati. Satu kata, Lawan!" timpal yang lain.
Berita Terkait
-
KPK Cecar Saksi Soal Dugaan Intervensi Hingga Pemberian Fee ke Sudewo dalam Kasus DJKA
-
Ada Upaya Hambat Penyidikan Kasus Bupati Sudewo, KPK Buru Sosok Mastermind
-
Daftar Kepala Daerah Kena OTT KPK Sepanjang Awal 2026, Terbaru Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
-
Usut Kasus Pemerasan Sudewo Cs, KPK Panggil Plt Bupati Hingga Ketua KPU Pati
-
Jejak Uang Panas Bupati Sudewo, KPK Endus Aliran Dana Masuk-Keluar di Koperasi Artha Bahana Syariah
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kasus Dokter Internship Meninggal, Menkes Minta Audit Medis Tindakan RS
-
Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta
-
Eks Wamenaker Noel Ngaku 'Gak Tahu' Terima Ducati Harus Lapor KPK: Saya Menyesal Banget
-
ICW Laporkan Dugaan Korupsi Sertifikat Halal Rp49,5 Miliar di Badan Gizi Nasional ke KPK
-
Bantah Minta Ducati ke Irivan Bobby, Eks Wamenaker Noel: Saya Nggak Hobi, Motornya Malah Bikin Jatuh
-
Pertama di Kunjungan Luar Negeri, Prabowo Pakai Maung di KTT ke-48 ASEAN 2026 di Filipina
-
Iran Galakkan Perizinan Baru di Selat Hormuz, Indonesia Bisa Ketiban Durian Runtuh
-
Setelah Hancurkan Patung Yesus Kini Tentara Israel Lecehkan Patung Bunda Maria
-
Siapkan Dana Haji Lebih Terstruktur, BNI Andalkan Fitur Life Goals di wondr
-
Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!