“Posisi ibu Mega itu adalah yang paling bijak, bahwa dia memilih untuk penyeimbang tapi sekaligus ingin menunjukkan konsistensi dia bahwa itu adalah partai ideologis. Jadi tidak mungkin ideologi itu ditukar tambahkan,” urainya.
Hal inilah yang membuat Rocky berpikir bahwa PDIP adalah partai yang tegak lurus dengan prinsip-prinsipnya.
Rocky juga mengatakan bahwa PDIP merupakan partai yang besar karena keteguhannya selama ini.
“Itu yang membuat saya merasa bahwa ya PDIP memang tegak lurus dengan prinsip-prinsipnya. Dan partai itu justru besar karena keteguhan dia di dalam mengarungi badai politik dari jaman orde baru, memenangkan pemilu beberapa kali, hingga memimpin kabinet,” terangnya.
PDIP Dukung Kebijakan Pro Rakyat
Megawati menyebut bahwa PDIP akan tetap memberikan dukungan terhadap kebijakan – kebijakan yang pro dengan rakyat.
Sikap ini disampaikan dalam kegiatan Bimbingan Teknis Fraksi PDIP, di Denpasar Bali akhir pekan lalu.
“Peran kita adalah memastikan Pembangunan nasional tetap berada di jalur konstitusi,” ujar Megawati.
Pihaknya juga menekankan bahwa keberpihakan PDIP tidak bergantung pada posisi politik, melainkan pada nilai – nilai moral dan politik yang diajarkan Bung Karno.
Baca Juga: Eks Intelijen Sebut AdaRapat Gelap Kepada Prabowo, Mulai Pekanbaru, Bali Hingga Ambon
Menurut Megawati, partainya akan tetap bersuara apabila menemukan kebijakan yang menyimpang dari Pancasila, keadilan sosial, atau tidak sesuai dengan amanat penderitaan rakyat.
“Dukungan bukan berarti tanpa kritik. Kita akan bersikap tegas jika ada kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat,” lanjut Megawati.
Ketua Harian DPP Gerinda sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menanggapi hal ini. Menurutnya sejak sebelum pemberian Amnesti kepada Hasto Kristiyanto ataupun Kongres PDIP, Megawati sudah menyatakan dukungan terhadap program-program pemerintah yang dianggap baik.
Menurut Dasco, hubungan kedua partai dilandasi prinsip saling menghargao dan tidak transaksional.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!