Suara.com - Kontroversi film animasi "Merah Putih One for All" makin mencapai puncaknya.
Publik justru dikejutkan dengan temuan baru yang jauh lebih fatal dan absurd.
Setelah dikritik karena kualitas animasi kaku, tudingan "proyek kejar setoran", hingga website produser yang mendadak lenyap, kini mata jeli warganet menemukan detail yang sama sekali tidak terduga yakni penampakan gudang senjata berisi senapan serbu laras panjang di dalam sebuah adegan.
Temuan ini sontak menjadi viral, disebarkan lewat meme dengan tulisan bernada sarkas,
"Mengapa sebuah desa memiliki gudang senjata, Bung."
Dalam tangkapan layar yang beredar luas, terlihat jelas beberapa pucuk senjata yang diduga mirip senapan AK-47 terpajang rapi di sebuah rak.
Pemandangan ini sangat kontras dengan karakter anak-anak yang menjadi tokoh utama film tersebut.
Blunder ini mengangkat level kontroversi dari sekadar "karya berkualitas rendah" menjadi "karya yang gagal sensor dan tidak pantas" untuk target audiens utamanya: anak-anak.
Detail Janggal yang Lolos dari Pengawasan
Baca Juga: Benarkah Film Merah Putih One for All Buru-buru Dirilis Demi Lawan Viral Bendera One Piece?
Penampakan rak senjata ini menjadi bukti paling sahih yang mendukung teori bahwa produksi film ini dilakukan secara terburu-buru dan tanpa kontrol kualitas yang memadai.
Bagaimana mungkin detail sefatal ini bisa lolos dari mata produser, sutradara, hingga tim editor?
Munculnya senjata api dalam film yang seharusnya mengangkat tema nasionalisme dan petualangan anak-anak ini memicu sejumlah pertanyaan serius mengenai kegagalan konsep, aset digital yang asal dipakai, atau kegagalan dalam sensitivitas.
Jika sebelumnya publik mengkritik dengan nada kecewa, temuan "gudang senjata" ini mengubah amarah menjadi lelucon massal.
Media sosial dibanjiri oleh teori-teori kocak dari warganet.
"Pantesan benderanya hilang, ternyata desanya mau dipakai buat basis Gerakan Anak Mencari bendera," canda seorang pengguna di X.
Tag
Berita Terkait
-
Benarkah Film Merah Putih One for All Buru-buru Dirilis Demi Lawan Viral Bendera One Piece?
-
Makin Misterius! Website Pembuat Film Merah Putih One For All Mendadak Lenyap Usai Dihujat
-
Kapan Film Kartun Merah Putih One For All Tayang di Bioskop? Trailernya Dihujat Netizen
-
Ryan Sutradara Jumbo Sindir Keras Film Merah Putih: One For All, Sentil Animasi Asal Jadi
-
Kampanye Nasionalisme Gagal Sentuh Hati? Film 'Merah Putih One for All' Menuai Banyak Kritik
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Bareskrim Bongkar Sindikat Kosmetik Merkuri di Cirebon, Pemilik Akun Lou Glow Ditangkap
-
Andrie Yunus Nyaris Buta, Bakal Dikirim ke Profesor India yang Tangani Novel Baswedan
-
Influencer ZNM Diperiksa Bareskrim Polri Jumat Besok, Buntut Viral Gunakan Gas N2O Whip Pink
-
Kepala BPOM Tegaskan Penjualan Obat di Minimarket Tak Bisa Sembarangan: Tetap Diawasi Apoteker
-
Buat 'Makam Reformasi', Mahasiswa UI Tutup Logo Makara dengan Kain Putih
-
Indonesia Lanjutkan Perjuangan Tata Kelola Royalti Digital di Forum Hak Cipta Dunia
-
Delapan Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dilaporkan dalam Dugaan Kasus Kekerasan Seksual
-
KPK Ungkap Banyak Stakeholder Pendidikan dan Kesehatan Teriak Gegara Anggaran MBG
-
PDIP Respons Pujian Prabowo: Kami Tak Nyinyir, Tapi Tetap Kritis
-
Viral Dugaan Jual Beli Kartu Layanan Gratis TransJakarta, Pemprov Selidiki