Suara.com - Sejumlah warga hingga ketua RT di Plumbon, Banguntapan, Bantul mengaku tidak pernah curiga soal aktivitas yang ada di bangunan kontrakan yang kini diketahui sebagai lokasi operasi judi online (judol).
Adapun di bangunan kontrakan itu sebanyak lima orang telah diciduk oleh jajaran Polda DIY akibat aktivitas judol. Mereka disebut memainkan judol dengan mengakali sistem promosi.
Lokasi bangunan itu memang berada di ujung gang sempit yang berada di Jalan Dahlia, RT 11, Plumbon, Banguntapan. Dengan luas bangunan hanya sekitar 3x3 meter dan berdinding triplek.
Beberapa rumah yang tak jauh dari bangunan itu digunakan sebagai indekost.
Salah satu penghuni kost, Rudy (29) mengaku tak pernah tahu jika bangunan tersebut justru merupakan sebuah markas para pelaku judol. Ia bahkan baru tahu saat didatangi wartawan siang tadi.
"Saya malah tahunya dari sampean-sampean," kata Rudy kepada wartawan, Jumat (8/8/2025).
Sepengetahuan Rudy, ia hanya pernah mendapati beberapa unit sepeda motor yang terparkir di sebelah utara gudang terlebih ketika malam.
Namun ia tak pernah berinteraksi dengan para pemilik motor maupun orang-orang yang beraktivitas di bangunan tersebut.
Begitu pula seorang warga lain yang tinggal tak jauh dari lingkungan kontrakan judol itu.
Baca Juga: Pemain Judol Rugikan Bandar Ditangkap, Baskara Putra: Absurd!
Dia menyebut masyarakat sekitar pun tidak pernah menaruh curiga terhadap aktivitas-aktivitas dalam rumah itu. ia hanya mendapat informasi soal aktivitas jualan online di rumah tersebut.
"Saya juga enggak tahu apa-apa, pernah tahunya ya itu buat jualan-jualan online, tapi ya warga nggak pernah curiga," ujar seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya itu.
RT Tak Dapat Laporan Penggerebekan
Begitu pula dengan pemangku wilayah yakni Ketua RT 11 Plumbon, Sutrisno. Dia bahkan tak mengetahui ada penggerebekan yang dilakukan oleh Polda DIY beberapa waktu lalu.
Dia mengaku benar-benar tahu kasus itu merupakan judol tepatnya sekitar 4-5 hari lalu.
Padahal, dari keterangan kepolisian dalam hal ini Polda DIY, penggerebekan dilakukan pada tanggal 10 Juli 2025 lalu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser