Kasus ini bahkan mendapat perhatian dari level tertinggi pemerintahan.
“Nama-nama perusahaannya disebut, orangnya disebut oleh LSM. Dan Presiden turun tangan selesaikan itu. Pak Nusron Wahid, Menteri ATR BPN bilang, "Saya diperintahkan oleh Pak Prabowo harus mengungkap ini selengkap-lengkapnya. Ditemukanlah ratusan sertifikat,”” lanjutnya.
Namun, proses hukumnya menemui jalan buntu. Terjadi "ping-pong" berkas perkara antara kedua institusi. Polisi bersikukuh ini pemalsuan dokumen, sementara Kejaksaan Agung mengembalikannya dengan keyakinan bahwa ini adalah korupsi.
“Tapi ketika diproses ini oleh polisi diproses pemalsuan dokumen. Tapi sama polisinya dianggap ini cuma masalah pemalsuan dokumen. Ketika disampaikan P19-nya ke Kejaksaan Agung. Kejaksaan Agung bilang ini bukan pemalsuan dokumen ini korupsi. Dikembalikan lagi. Polisi kembalikan lagi tetap pemalsuan dokumen sampai masanya habis sekarang hilang kasusnya. Nah, itu sekarang kasusnya hilang. Anda bayangkan itu pagar laut yang begitu besar gegap gempita sekarang hilang,” paparnya dengan nada prihatin.
Stalemate dalam kasus Pagar Laut inilah yang menurut analisis Mahfud menjadi pemicu munculnya isu bahwa Polri menjadi "hambatan".
Isu ini kemudian membenarkan langkah Kejaksaan untuk menggandeng TNI demi rasa aman dan kelancaran penanganan perkara.
“Itulah sebabnya kemudian timbul isu ini hambatannya di polisi, isunya ya isunya. Sehingga lalu timbul kalau gitu kejaksaan itu kerja sama dengan TNI aja. Melanggar hukum itu jelas,” tegasnya.
Pernyataan ini seolah memberikan konteks pada peristiwa terkini yang menghebohkan publik, yaitu pengawalan ketat rumah Jampidsus (Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus) oleh belasan personel TNI lengkap dengan kendaraan taktis Anoa.
Mahfud pun mengaitkannya, seraya melemparkan pertanyaan besar mengenai kasus apa yang sedang ditangani hingga memerlukan pengamanan militer sedemikian rupa.
Baca Juga: Perang Dingin Kejagung vs Polri: Mahfud MD Ungkap Lobi di Balik Layar Kasus Sambo
“Nah, saya tidak tahu yang sekarang ada di rumah Jampidsus di mana rumahnya dikawal oleh 10 TNI dengan Anoa itu. Ini kasus apa gitu ya? Kita kita lihat aja perkembangannya,” ucapnya.
Berita Terkait
-
Perang Dingin Kejagung vs Polri: Mahfud MD Ungkap Lobi di Balik Layar Kasus Sambo
-
7 Fakta Jaksa Kejagung Todongkan Pistol ke Pengemudi: Marah Diklakson, Sudah Damai Tetap Diperiksa!
-
Sosok Ferry Yanto Hongkiriwang, Mantan Sales Kipas Angin yang Membuat Tegang Polri, TNI dan Jaksa
-
Efek Abolisi Tom Lembong: Kenapa 9 Terdakwa Lain Kasus Impor Gula Tetap Disidang?
-
Ayah Emosi Prada Lucky Meninggal Diduga Dianiaya Senior: Saya Kejar Pelaku sampai Neraka!
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus