Suara.com - Sebuah video yang menunjukkan keributan antara seorang sopir Jaklingko dengan seorang pria yang mengaku sebagai petugas Dinas Perhubungan (Dishub) viral di media sosial.
Insiden ini disebut terjadi di kawasan Kedoya, Jakarta Barat, pada Jumat (8/8/2025) malam.
Dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @cacaramadhania dan kemudian dibagikan oleh akun Instagram @lagi.viral, terlihat seorang pria berdebat sengit dengan sopir Jaklingko.
Pria tersebut, yang membonceng istri dan anaknya tanpa mengenakan helm, marah-marah karena sopir Jaklingko berhenti untuk menurunkan penumpang.
Menurut keterangan yang menyertai unggahan tersebut, sopir Jaklingko mengaku sudah memberikan isyarat lampu sein ke kiri sebelum menepi. Namun, pria tersebut tetap tidak terima dan terus memarahi sopir.
"Lu nggak sein, membahayakan anak istri gua!" teriak pria tersebut seperti yang terdengar dalam video.
Situasi semakin memanas ketika pria yang mengaku sebagai anggota Dishub itu mencoba merampas ponsel milik sopir Jaklingko.
Aksi tersebut digagalkan oleh penumpang yang berada di dalam angkutan umum tersebut.
"Udah, Bang, yang penting kan nggak diapa-apain. Ini lagi kerja, loh, Bang," kata seorang penumpang mencoba menenangkan.
Baca Juga: Dishub Sebut Warga Jakarta Bisa Pesan Parkir Lewat HP, Begini Caranya!
Namun, pria tersebut tidak menggubris dan terus mengintimidasi sopir. Ia bahkan menuduh sopir tersebut maling dan mengancam akan melaporkannya.
Kejadian ini sontak memicu beragam reaksi dari warganet. Banyak yang mempertanyakan kebenaran identitas pria tersebut sebagai petugas Dishub, mengingat ia sendiri tidak mematuhi aturan lalu lintas dengan tidak mengenakan helm.
"Ngaku dishub tapi gak pake helm," tulis salah seorang warganet di kolom komentar.
Warganet lain juga menyoroti perilaku arogan pria tersebut dan mendorong agar kasus ini dilaporkan ke pihak berwajib.
"Laporkan polisi pak, tp satu syaratnya jangan mau damai, minta maaf ditrima, supaya orang yang model gini berkurang di negeri konnoha ini," komentar warganet lainnya.
Di sisi lain, beberapa warganet juga mengeluhkan perilaku sebagian sopir Jaklingko yang dinilai sering ugal-ugalan dan berhenti sembarangan.
"Bapak yang pakai motor salah karena tidak pake standar keselamatan berkendara, tp saya akui banyak driver jaklingko yang ugal2an," tulis seorang pengguna Instagram.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Dinas Perhubungan terkait insiden ini dan kebenaran status kepegawaian pria yang terlibat dalam keributan tersebut. Pihak terkait didorong untuk segera memberikan penjelasan untuk meredam spekulasi yang berkembang di masyarakat.
Reporter: Maylaffayza Adinda Hollaoena
Berita Terkait
-
Jalan TB Simatupang Macet Total Gegara Galian Pipa, Dishub DKI Minta Pengendara Cari Jalur Lain
-
Jukir Liar di Menteng Panik jika Ada Rekrutmen JakParkir: Kita Kan Kerja Bareng di Sini
-
Dishub DKI Bakal Rekrut Jukir Liar Jadi Petugas Resmi, Kerja Pakai Sistem Digital
-
Dishub DKI Kembangkan Aplikasi JakParkir, Bisa Booking Tempat Parkir lewat Ponsel
-
Dishub Sebut Warga Jakarta Bisa Pesan Parkir Lewat HP, Begini Caranya!
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Soal PT 7 Persen, Titi Anggraini: Ambang Batas Fraksi Lebih Adil Bagi Suara Rakyat
-
Menag Tegaskan Zakat Tak Boleh untuk MBG, Penyaluran Wajib Sesuai 8 Asnaf
-
KPK Kembali Panggil Eks Menhub Budi Karya Sumadi Jadi Saksi Dugaan Suap Proyek DJKA
-
Maidi Diduga Terima Upeti 10 Persen Proyek PUPR Kota Madiun, KPK Cecar 6 Anak Buah
-
KPK Periksa Enam Pejabat Dinas PUPR Kota Madiun Terkait Korupsi Wali Kota Maidi
-
Kasus Pelecehan Guru SLB di Jogja Naik Penyidikan, Polisi Segera Panggil Terlapor
-
KPK Telusuri Pola Fee Proyek PUPR Madiun, Maidi Diduga Terima Imbalan hingga 10 Persen
-
532 Ribu Tiket Kereta Lebaran Ludes Terjual, KAI Daop 1 Ingatkan Sisa Kursi Menipis
-
Bongkar Sindikat SMS Blast e-Tilang Palsu, Bareskrim: Dikendalikan WN China
-
PDIP Soroti "Rasa Keadilan" Dunia Pendidikan: Pegawai MBG Jadi PPPK, Guru-Dosen Masih Terabaikan