Dalam kunjungan itu, Komisi IV juga meninjau mesin rice to rice milik Bulog yang mampu mengolah beras berkualitas rendah menjadi beras premium tanpa mengurangi nilai gizi.
Ia berharap daerah lain bisa meniru untuk menerapkan mesin itu. Hasilnya bahkan bisa dijual di Koperasi Merah Putih.
"Ini luar biasa. Mesin ini bisa membersihkan batu, gabah, dan membuat beras lebih bening dan bersih jadi premium," kata Titiek.
Ia menegaskan, proses tersebut bukan pengoplosan beras, melainkan peningkatan kualitas agar layak jual.
"Berasnya dicantikkan, tapi gizinya tetap sama. Jadi bagus kualitasnya yang dihasilkan," tambahnya.
Seperti diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mencatat terjadi inflasi secara year on year (y-on-y) pada Juli 2024 sebesar 1,74 persen.
BPS mengungkap komoditas beras jadi pemicu utama inflasi.
"Juli 2024 bila dibandingkan Juli 2023 terjadi inflasi sebesar 1,74 persen atau year on year," ucapnya, baru-baru ini.
Aryanto merinci inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan naiknya indeks kelompok pengeluaran. Utamanya kelompok makanan, minuman, dan tembakau 3,13 persen, kelompok pakaian dan alas kaki 0,72 persen.
Baca Juga: Cara Membedakan Beras Asli dan Oplosan, Kata Mentan Tetap Aman Dimakan?
Kemudian, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 0,44 persen, serta kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,82 persen.
"Terjadi inflasi selama setahun sebesar 3,13 persen dengan andil sebesar 0,96 persen. Bila kita lihat komoditas yang dominan adalah beras. Beras selama setahun terakhir mengalami inflasi dengan andil sebesar 0,43 persen," jelasnya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital
-
Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
-
Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek