Suara.com - Sebuah kisah tragis sekaligus ironis kembali mengguncang jagat maya.
Seorang pria berinisial S (25) dari Baubau nekat menyamar sebagai wanita bercadar demi mengelabui dan menikahi pria berinisial R (27) di Pinrang, Sulawesi Selatan.
Aksi yang telah merugikan korban lebih dari Rp28 juta ini terbongkar sesaat sebelum akad nikah, memicu amarah warga dan membuka tipuan tentang fenomena yang lebih besar: penyalahgunaan simbol agama untuk tindak kejahatan.
Kasus ini bukan sekadar berita kriminal biasa.
Ia adalah cermin dari kerentanan kita di era digital dan bagaimana simbol yang dihormati dapat dieksploitasi untuk tujuan paling hina.
Modus Operandi: Cinta Buta di Dunia Maya Berujung Petaka
Kisah S dan R adalah skenario klasik penipuan daring yang dibawa ke level ekstrem.
Berawal dari perkenalan di media sosial pada Juni 2025, S dengan lihai membangun persona sebagai 'Widya' seorang wanita bercadar yang salehah.
Komunikasi intens melahirkan hubungan asmara semu, yang sepenuhnya terjadi di balik layar gawai.
Baca Juga: Joko Anwar Minta KDM Diseret ke Pengadilan, Klarifikasi Maula Akbar-Putri Karlina Ramai Pembelaan
Menurut Kapolsek Lembang, Iptu Ridwan Mustari, pelaku berhasil meyakinkan korban hingga diajak bertemu keluarga di Baubau.
"Korban kemudian diajak ke Baubau untuk bertemu keluarga pelaku," ujar Ridwan.
Namun, alih-alih bertemu keluarga, korban justru dibawa ke pemakaman, sebuah taktik manipulatif untuk membangun cerita fiktif tentang orang tua yang telah tiada.
Puncak penipuan terjadi saat S setuju untuk dinikahi dan datang ke Pinrang. Selama berada di rumah korban, ia mempertahankan penyamarannya dengan sempurna.
"Saya datang di Pinrang tanggal 9, selama itu tidak pernah buka cadar kecuali saat mandi," tambah S saat diinterogasi.
Kedoknya baru terbuka saat ia gagal menunjukkan kartu identitas jelang akad, yang memicu kecurigaan keluarga dan berujung pada pembukaan cadar secara paksa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Siksa Istri Siri Pakai Air Keras dan Paksa Buat Sabu, Aiptu N Ditahan Propam Polda Jateng!
-
Viral Warga Mesuji Sembelih Tapir, DPR Desak Pelaku Segera Diproses Hukum
-
Misteri Amplop di Meja Menhut, Raja Juli Ungkap Alasan Baru Dikembalikan 10 Hari Kemudian
-
Diduga Jual Jalur Cepat Impor, 3 Eks Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap Rp78 Miliar
-
Sehari Ditertibkan, Puluhan Pengungsi UNHCR Masih Bertahan di Trotoar Kuningan
-
Tesla Ngebut Seruduk Rumah, Nenek 76 Tahun Tewas
-
KKB Serang Misi Kemanusiaan, DPR Minta Pola Pengamanan Papua Dirombak Total
-
Anak Jakarta Terpaksa Main Bola di Aspal, DPRD Minta Pemprov Manfaatkan Lahan Tidur
-
Di Balik Kebakaran TPA Jatiwaringin: Bom Waktu Gas Metana dan Gagalnya Sistem Pengelolaan Sampah
-
Bupati Langkat Diciduk KPK, PAN: Padahal Zulhas Sudah Berulang Kali Ingatkan Integritas