Suara.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyerukan pesan persatuan dan cinta tanah air dalam acara Lir Ilir Fest 2024 yang di gelar di Jogja Expo Center (JCE), Yogyakarta.
Dalam unggahan akun Instagram @aniesbaswedan, menekankan bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini harus diwujudkan melalui kebebasan berekpresi, keberanian menyuarakan aspirasi, serta komitmen untuk terus belajar dan mencerdaskan bangsa.
Ia secara khusus mengajak anak muda untuk tidak tinggal diam.
“Anak muda tidak boleh diam. Ekpresi, gagasan, dan keberanian berbicara adalah bahan bakar perubahan,” tulis Anies dalam keterangan fotonya dikutip Selasa (19/8/2025).
Lebih lanjut, ia membedakan antara cinta yang pasif dengan cinta yang aktif. Menurutnya, perubahan tidak akan terjadi jika masyarakat hanya mencintai negara secara pasif.
“Cinta yang sejati adalah cinta aktif, cinta yang diwujudkan dengan usaha, kerja nyata, dan keberanian untuk mendorong perbaikan,” tegasnya.
Anies juga mengungkapkan bahwa seluruh warga harus terus merawat Indonesia dengan kerja dan memperjuangkannya. Negara kita menunggu langkah-langkah dari setiap rakyatnya.
“Indonesia menunggu langkah-langkah kita. Mari terus rawat ini dengan kerja dan perjuang,” katanya.
Dengan postingannya tersebut, memberikan komentar positif dari warganet.
Baca Juga: Dampak Debat Capres 2024, Anies Baswedan Jadi Idola Bocah Kelas 5 SD di Australia
Seperti yang ditulis oleh @mza_F***, merasa berterima kasih kepada Anies telah memberikan inspirasi untuknya.
“Terima kasih pak Anies telah menginspirasi saya untuk terus mencintai negeri ini,” tulisnya.
Hal yang sama juga dirasakan @suryadi2***, mengatakan perkumpulan tersebut adalah perkumpulan dari orang-orang hebat.
“Kumpulan orang-orang hebat,” tulisnya dengan bangga.
Pesan yang disampaikan Anies dalam postingannya tersebut menjadi sorotan utama, mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda, untuk berkontribusi secara nyata bagi kemajuan Indonesia.
Reporter: Safelia Putri
Berita Terkait
-
Sentilan Anies Baswedan di Panggung Pandji: Merdeka 80 Tahun, Warga Terasa Belum Didengar
-
Negara Indonesia Ternyata Sudah 6 Kali Ganti Nama
-
Rekomendasi AC Kekinian untuk Generasi Muda Indonesia: Dingin, Hemat, dan Ramah Lingkungan!
-
Dampak Debat Capres 2024, Anies Baswedan Jadi Idola Bocah Kelas 5 SD di Australia
-
Bocah SD Tanya Anies Baswedan Cara Jadi Presiden Jujur, Jawabannya Bikin Gibran Kalah Telak
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
-
Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah
-
Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps