Suara.com - Kasus hilangnya Rahmat Ajiguna (49), warga Ciomas, Bogor, telah menjadi sorotan publik dan memicu operasi pencarian besar-besaran.
Sejak dinyatakan hilang pada 9 Agustus 2025, berbagai upaya telah dilakukan oleh keluarga dan kepolisian.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi dan bisa ikut membantu, kami merangkum lima fakta kunci yang paling penting dari kasus misterius ini. Setiap detail bisa menjadi petunjuk berharga.
1. Ciri Khas Paling Mencolok Gigi Depan Patah
Di antara semua deskripsi fisik, ada satu ciri yang menjadi kunci utama untuk mengenali Rahmat Ajiguna gigi depannya patah. Ini adalah detail yang paling mudah diidentifikasi jika bertemu langsung.
Selain itu, catat juga ciri-ciri pendukung lainnya:
- Usia: 49 tahun.
- Perawakan: Agak gempal, tinggi sekitar 160 cm dengan berat badan 75 kg.
- Rambut: Hitam dengan uban.
- Kulit: Sawo matang.
Mengingat ciri khas ini adalah langkah pertama yang paling efektif untuk membantu pencarian.
2. Kronologi Lenyap Pamit Bekerja, Tak Pernah Sampai Tujuan
Misteri ini dimulai pada Sabtu pagi, 9 Agustus 2025. Rahmat berpamitan kepada keluarganya di Taman Pagelaran, Ciomas, untuk berangkat bekerja.
Tujuannya jelas kantor Earthqualizer Foundation yang berlokasi di wilayah Kota Bogor.
Baca Juga: Hilang Misterius! Kenali Rahmat Ajiguna, Pria dengan Ciri Khas Gigi Patah, Polisi Sisir CCTV
Namun, setelah pamit, Rahmat seakan lenyap ditelan bumi. Ia tidak pernah tiba di tempat kerjanya, dan semua kontak dengannya terputus total. Ponselnya tidak bisa dihubungi, dan tidak ada kabar apa pun hingga hari ini.
Kronologi yang terputus inilah yang membuat kasus ini semakin membingungkan.
3. Petunjuk dari Penampilan Terakhir Kaos Hitam dan Ransel
Apa yang dikenakan dan dibawa seseorang saat terakhir terlihat adalah informasi vital dalam setiap kasus orang hilang. Keluarga berhasil mengingat dengan jelas penampilan terakhir Rahmat.
- Atasan: Kaos oblong berwarna hitam.
- Bawahan: Celana pendek berwarna hijau tua.
- Alas Kaki: Sandal jepit berwarna biru tua.
- Barang Bawaan: Sebuah tas ransel berwarna hitam.
Kombinasi pakaian dan barang bawaan ini bisa menjadi penanda penting jika terekam CCTV atau terlihat oleh saksi mata.
4. Operasi Polisi Perburuan Jejak Digital Lewat CCTV
Kasus ini bukan lagi sekadar pencarian oleh keluarga, tetapi sudah menjadi operasi resmi kepolisian. Polresta Bogor Kota telah turun tangan dengan serius, menjadikan penyisiran rekaman CCTV sebagai strategi utama.
Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Aji Riznaldi, menegaskan bahwa timnya sedang bekerja keras melacak jejak digital Rahmat.
"Kita lakukan koordinasi dengan Polsek terdekat dan Polres tetangga kang, kita sisir CCTV," ungkap Kompol Aji.
Ini berarti, polisi tidak hanya memeriksa CCTV di satu lokasi, tetapi juga berkoordinasi lintas wilayah untuk melacak rute perjalanan Rahmat dari Ciomas hingga ke Kota Bogor dan kemungkinan lainnya.
5. Panggilan Darurat Keluarga: Setiap Detik Sangat Berharga
Di tengah upaya teknis kepolisian, ada jeritan hati dari keluarga yang menanti dengan cemas. Sang istri, Yanti Inayatu Romdon, menyuarakan permohonan yang menyentuh kepada publik.
“Kami sekeluarga sangat khawatir dan berharap ada kabar baik tentang suami saya. Mohon doa dan bantuan semua pihak untuk membantu menemukan Rahmat,” ujarnya.
Keluarga sangat bergantung pada bantuan masyarakat. Setiap informasi, sekecil apa pun, bisa menjadi pengubah permainan dalam pencarian ini.
Jangan ragu untuk melapor jika Anda merasa melihat seseorang yang cocok dengan deskripsi Rahmat.
Bagaimana Kamu Bisa Membantu?
- Jika kamu melihat seseorang dengan ciri-ciri di atas, terutama dengan gigi depan yang patah, segera lakukan ini:
- Amati dengan tenang dan pastikan ciri-cirinya cocok.
- Jangan melakukan tindakan gegabah.
- Segera hubungi nomor kontak keluarga atau kantor polisi terdekat.
Kontak Keluarga: Yanti Inayatu Romdon - 081319300467.
Tag
Berita Terkait
-
Hilang Misterius! Kenali Rahmat Ajiguna, Pria dengan Ciri Khas Gigi Patah, Polisi Sisir CCTV
-
Mantan Ketua Aliansi Gerakan Reforma Agraria Rahmat, Dilaporkan Hilang Sejak 10 Agustus!
-
Rahmat Ajiguna: Aktivis Kritis yang Pernah Soroti Kebijakan Jokowi, Kini Jejaknya Tak Terlacak?
-
Heboh! Bantu Temukan Rahmat Ajiguna yang Dilaporkan Hilang, Ciri-cirinya Unik dan Mudah Dikenali
-
Misteri Hilangnya Rahmat Ajiguna di Bogor, Terakhir Pamit Bekerja tapi Tak Kunjung Kembali
Terpopuler
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Rano Karno Yakin Parkir Liar di Tanah Abang Bisa Tertib Dalam 3 Hari
-
Mulai Puasa Rabu Besok, Masjid Jogokariyan dan Gedhe Kauman Jogja Gelar Tarawih Perdana
-
Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026, Ini Penjelasan Kemenag
-
Kemenag Tetapkan 1 Ramadan Pada Kamis 19 Februari, Mengapa Beda dengan Muhammadiyah?
-
Bertemu Wakil Palestina di PBB, Menlu Sugiono Tegaskan Dukungan Indonesia
-
Getok Tarif Parkir Rp100 Ribu, Polisi Ciduk 8 Jukir Liar di Tanah Abang
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Komdigi Siapkan Aturan Penggunaan AI, Lokataru Endus Motif Kepentingan Bisnis dan Politik
-
Sambangi Kelenteng Bio Hok Tek Tjeng Sin, Rano Karno Gaungkan Pesan Keadilan di Tahun Baru Imlek
-
Lokataru Minta Masalah Kebocoran Data Nasional Dievaluasi Sebelum Bahas RUU KKS