Suara.com - Inosentius Samsul melenggang sebagai calon tunggal Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) dari DPR, dipersiapkan untuk menggantikan Arief Hidayat.
Di balik profilnya sebagai birokrat karier, sorotan publik kini tertuju pada pundi-pundi kekayaannya yang terungkap dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Sebagai seorang abdi negara yang telah lama berkecimpung di jantung legislatif, Inosentius bukanlah orang baru.
Ia telah mengabdikan dirinya selama puluhan tahun sebagai pegawai di Sekretariat Jenderal DPR RI.
"(Saya) Bekerja di DPR ini sudah 35 tahun," kata Inosentius saat menjalani uji kelayakan di Komisi III DPR RI, Rabu (20/8/2025).
Dengan jabatan mentereng saat ini sebagai Perancang Peraturan Perundang-Undangan Ahli Utama DPR, Inosentius merupakan penyelenggara negara yang wajib melaporkan hartanya secara berkala ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dari data di laman e-LHKPN KPK, ia tercatat patuh dalam melaporkan asetnya.
Dalam laporan terbarunya yang disampaikan pada 17 Maret 2025 untuk periode 2024, total harta kekayaan Inosentius Samsul mencapai Rp 6.922.412.740.
Angka fantastis tersebut terdiri dari berbagai aset yang tersebar di sejumlah daerah dan dalam beragam bentuk.
Baca Juga: Siapa Inosentius Samsul? 'Orang Dalam' DPR Calon Tunggal Hakim MK Gantikan Arief Hidayat
Aset terbesarnya berasal dari properti berupa tanah dan bangunan yang nilainya ditaksir mencapai Rp 6.200.000.000.
Properti ini tersebar di Tangerang, Tanah Bumbu, Kulon Progo, hingga kampung halamannya di Manggarai Timur.
Untuk urusan garasi, koleksi kendaraannya juga cukup mentereng dengan total nilai Rp 522.000.000.
Koleksinya meliputi mobil Honda Jazz tahun 2005, satu unit sepeda motor Honda tahun 2011, SUV gagah Mitsubishi Pajero Sport tahun 2014, dan Honda CR-V keluaran tahun 2015.
Berikut adalah rincian lengkap harta kekayaan Inosentius Samsul berdasarkan LHKPN terakhirnya:
- Tanah dan Bangunan: Rp 6.200.000.000
- Alat Transportasi dan Mesin: Rp 522.000.000
- Harta Bergerak Lainnya: Rp 131.500.000
- Kas dan Setara Kas: Rp 190.000.000
- Harta Lainnya: Rp 20.000.000
Dari total aset tersebut, Inosentius juga tercatat memiliki utang sebesar Rp 141.087.260. Setelah dikurangi utang, total harta bersihnya berada di angka Rp 6,92 miliar.
Tag
Berita Terkait
-
Siapa Inosentius Samsul? 'Orang Dalam' DPR Calon Tunggal Hakim MK Gantikan Arief Hidayat
-
Ultimatum Jenderal PDIP ke Calon Hakim MK: Ingat, Bapak Dipilih DPR, Jangan Hantam Kami!
-
Cuma Inosentius yang Lolos? Sahroni Beberkan Proses Penjaringan Hakim MK yang Tak Banyak Diketahui
-
Di Depan DPR, Calon Hakim MK Inosentius Samsul: MK Bukan Lembaga Alternatif Pembentuk UU!
-
Calon Tunggal Pengganti Arief Hidayat, DPR Akan 'Uji' Calon Hakim MK Ini!
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Instruksi Tegas Megawati di HUT ke-53 PDIP: Kader Wajib Jaga Alam, Hingga Lawan Keserakahan
-
Kritik Keras Regulasi Karpet Merah Konsesi, Megawati: Itu Pemicu Bencana Ekologis di Sumatra
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Krisis Iklim Adalah Ancaman Nyata, Generasi Muda Paling Dirugikan
-
Megawati Kecam Intervensi AS di Venezuela: Ini Imperialisme Modern!
-
Rocky Gerung Ngaku Girang Hadir di HUT ke-53 PDIP, Puji Pidato Megawati: Jernih, Tulus, dan Berani
-
BGN Ancam Suspend Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene, Target Nol Keracunan 2026
-
Pemerintah Siapkan Skema Kompensasi Rumah untuk Percepat Pengurangan Pengungsi Pascabencana Sumatra
-
DPR dan Pemerintah Pacu Pemulihan Bencana Sumatra, Target Normal Sebelum Ramadhan 2026
-
Agar Siswa Suka Makan Sayur, BGN Akan Libatkan Guru dan Mahasiswa Dalam Pendidikan Gizi di Sekolah
-
Pancaroba Picu Kewaspadaan Superflu di Kabupaten Tangerang, Dinkes Minta Warga Tidak Panik