Suara.com - Munculnya nama tunggal calon Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) pengganti Arief Hidayat sontak memicu spekulasi liar di ruang publik. Namun, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, langsung menepis semua tudingan miring tersebut.
Sahroni mengatakan bahwa Inosentius Samsul menjadi satu-satunya kandidat bukan karena main mata, melainkan karena hanya dia yang berhasil lolos dari proses penjaringan ketat yang dilakukan oleh Komisi III.
Sahroni meluruskan bahwa Komisi III bukannya menutup pintu bagi calon lain. Namun, dari serangkaian proses seleksi internal yang diklaim objektif dan transparan, hanya nama Inosentius Samsul yang dinilai memenuhi standar tinggi.
"Mekanisme pengajuan hakim konstitusi ini dilaksanakan dengan cara penjaringan aktif yang objektif, akuntabel, transparan, dan terbuka," kata Sahroni kepada wartawan, Rabu (20/8/2025).
Menurut politisi Partai NasDem ini, nama-nama lain yang masuk dalam radar ternyata tidak memenuhi kualifikasi yang diharapkan.
"Yang kapabilitas dan memiliki integritas bagus yang akan kita uji dan calonnya tunggal," ujarnya.
Sahroni memastikan bahwa keputusan untuk mengajukan Inosentius sebagai calon tunggal bukanlah langkah yang tiba-tiba, melainkan sudah melalui pertimbangan yang mendalam.
"Sudah ada pilihannya secara matang," tutur Sahroni.
Pernyataan ini disampaikannya di tengah pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap Inosentius. Acara yang dipimpin oleh Ketua Komisi III Habiburokhman ini pun menjadi panggung tunggal bagi Inosentius untuk membuktikan kelayakannya di hadapan para wakil rakyat.
Baca Juga: Di Depan DPR, Calon Hakim MK Inosentius Samsul: MK Bukan Lembaga Alternatif Pembentuk UU!
Inosentius Samsul diproyeksikan untuk mengisi kursi hakim konstitusi yang akan segera ditinggalkan oleh Arief Hidayat. Arief dijadwalkan akan purnatugas pada 3 Februari 2026 mendatang karena telah mencapai batas usia pensiun, yakni 70 tahun.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Komnas HAM: Ada Potensi Pelaku Lain dalam Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Prabowo: Meski Krisis Timur Tengah Picu Lonjakan Harga Energi, Kondisi Indonesia Masih Aman
-
Kekerasan Seksual di Transportasi Online Berulang, Sistem Keamanannya Bermasalah?
-
Ungkit Omongan Prabowo, KontraS Polisikan 4 Anggota BAIS Pakai Pasal Percobaan Pembunuhan-Terorisme!
-
Prabowo: Jika Pemerintah Dinilai Tak Baik, Ganti Lewat Pemilu atau Impeachment
-
Siapa Shehbaz Sharif? Tokoh Kunci di Balik Gencatan Senjata AS-Iran
-
Minta Evaluasi Mingguan, Ketua DPRD DKI Kawal Kebijakan WFH ASN Jakarta Agar Tak Rugikan Warga
-
Diduga Salah Injak Gas, HR-V Tabrak Motor di Joglo: Massa Kesal dan Pukul Kaca Mobil
-
Hizbullah Ancam Israel: Jika Langgar Gencatan Senjata, Iran Siap Turun Tangan
-
Polisi Intip Polisi! Briptu BTS Nekat Rekam Polwan di Kamar Mandi Asrama, Terancam Sanksi Etik