“Yang bilang itu siapa? Pak Gatot? Hersubeno? Rocky Gerung? Tidak. Emak – emak yang bilang itu, BEM yang bilang itu, buruh yang bilang itu,” terangnya.
Rocky Gerung Kritik Jokowi
Rocky Gerung memang sudah dikenal vokal dalam menyuarakan kritik terhadap Presiden ke – 7 RI, Joko Widodo (Jokowi)
Meski jabatan Jokowi telah berakhir, pihaknya tetap muncul dengan berbagai macam kritikan pedasnya.
Rupanya, kritikan tersebut bukan hanya karena kebijakan atau proyek warisan pemerintahan Jokowi, melainkan juga karena pengalaman pribadi yang ia alami selama satu dekade terakhir.
Rocky sempat mengaku bahwa selama era pemerintahan Jokowi, dirinya mengalami kesulitan mendapatkan pekerjaan.
“Saya nganggur, enggak ada pekerjaan, semua upaya saya untuk bekerja dihalangi Jokowi selama sepuluh tahun,” ujar Rocky.
Rocky bahkan mengatakan bahwa akses dirinya untuk tampil sebagai narasumber di berbagai media juga turut dibatasi.
“Enggak boleh jadi ini, enggak boleh jadi itu,” ucapnya.
Baca Juga: Diksi Pejabat Tidak Santun: Ini Alasan Pentingnya Mapel Bahasa Indonesia
“Bahkan untuk ngoceh – ngoceh di TV, Rocky Gerung gak boleh bicara di semua televisi,” imbuhnya.
Pembatasan tersebut juga terjadi di platform digital, seperti media sosial dan podcast.
Kini setelah Jokowi lengser dan bergeser di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, semuanya berubah drastis.
Rocky mengaku beberapa orang yang dulu membungkamnya agar tidak berbicara, kini meminta maaf secara langsung.
“Sekarang yang pernah minta itu setiap ketemu cium tangan, saya minta maaf Pak Rocky, gak ada soal, waktu itu kalian masih dungu,” jelasnya.
Rocky menyoroti bahwa hak berbicara yang seharusnya dijamin, justru seperti dikendalikan oleh kekuasaan.
Anggapan publik soal dirinya cenderung lunak kepada Prabowo, Rocky menegaskan bahwa dirinya akan tetap kritis jika ditemukan alasan kuat untuk itu.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK
-
Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang
-
Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan
-
Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok
-
'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto
-
Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman
-
Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?
-
Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon
-
Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026
-
Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina