Suara.com - Jagat maya kembali riuh dengan perbincangan seputar fasilitas anggota dewan. Kali ini, giliran tunjangan rumah anggota DPR RI yang menjadi sorotan.
Terlebih setelah Wakil Ketua DPR, Adies Kadir yang menyebut sewa rumah Rp 3 juta per hari, membuat warganet tersenyum heran.
"Kalau kita 3 juta kita kalikan 26 hari kerja, berarti 78 juta per bulan," ujar Adies Kadir dalam potongan video yang beredar.
Ia kemudian membandingkan hasil hitungannya dengan nominal asli yang diterima para wakil rakyat setiap bulannya.
"Padahal yang didapat cuma sekitar 50 juta per bulan," sambungnya.
Pernyataan inilah yang memicu warganet dengan akun @/papospedia untuk membuat perhitungan versinya sendiri.
Dengan gaya santai, ia mengajak Adies Kadir untuk menghitung ulang besaran tunjangan tersebut secara perlahan dan logis.
"Pak, pelan-pelan, kita hitung bareng yuk, Pak," kata si pemilik akun dalam video yang hadir pada Rabu, 20 Agustus 2025.
Ia kemudian melanjutkan, "Jadi, Bapak bilang 3 juta ini sebulan. Ngapain dikali lagi?"
Baca Juga: Punya Rumah Rp 23 Miliar, Terima Tunjangan Rp 50 Juta, Sahroni: Jangan Senang Lihat Orang Susah!
"Pak, sekali lagi pelan-pelan ya. Daripada dikali, mendingan kita bagi. Jadi Rp3 juta-nya dibagi 30 hari sewa = Rp100.000 per hari," ucap warganet tersebut.
Dari perhitungan itu, ia lantas mengkalkulasikan total tunjangan yang diterima anggota DPR selama lima tahun masa jabatan mencapai Rp 3 miliar.
"Nih bayangin, mereka dapat Rp 50 juta per bulan dikali 12 bulan dikali 5 tahun jabatan = Rp 3 Miliar.
Angka fantastis inilah yang kemudian dibandingkan dengan biaya sewa rumah Rp 100 ribu per hari. Hasilnya pun luar biasa.
"Bayangin, Pak. 50 juta yang Bapak dapetin per bulan selama 5 tahun jabatan itu setara dengan 82 tahun ngekos atau seumur hidup," jelasnya.
Video tersebut menuai beragam reaksi dari warganet lain. Banyak yang menyayangkan besaran tunjangan tersebut, sementara yang lain menyoroti kemampuan berhitung sang pejabat.
Berita Terkait
-
Geger Tunjangan DPR Naik, Habiburokhman usai Keciduk Pakai Gas Melon: Itu Punya OB, Cuma Konten!
-
Sindir Tunjangan DPR Naik, Baskara Putra Ajak Warga Semangat Kerja untuk Patungan
-
Bikin Geleng-Geleng Kepala, Anggota DPR Usul Gerbong Rokok di Kereta: Pada Adu Bobrok!
-
Anggota DPR Swedia Naik Transportasi Umum dan Hidup Sederhana, kalau Wakil Rakyat di Senayan?
-
Ungkit Anggaran Negara dari Pajak Rakyat, Sentilan Ahok ke DPR: Jangan Cuma Terima Gaji, tapi...
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
Terkini
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
-
Pakar Klarifikasi: Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Hanya Rp300 Juta, Bukan Rp100 Miliar
-
Selamat Tinggal Rompi Oranye? KPK Tak Akan Lagi Pamerkan Tersangka Korupsi di Depan Kamera