Suara.com - Di tengah ramai perbincangan publik mengenai kenaikan sejumlah tunjangan bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, vokalis grup band Hindia, Baskara Putra turut melontarkan sindiran pedas yang sukses menyita perhatian warganet.
Melalui cuitan di platform media sosial X, Baskara Putra menyindir tunjangan anggota DPR RI yang naik signifikan dengan cara menyentil para pekerja yang membanting tulang setiap hari.
Musisi yang dikenal vokal menyuarakan isu-isu sosial ini secara lugas mengaitkan kerja keras masyarakat dengan iuran untuk fasilitas mewah para wakil rakyat.
"Pagi guys, semangat kerjanya buat patungan tunjangan kehormatan DPR," kata Baskara Putra dalam cuitannya di X.
Cuitan tersebut dilontarkan menyusul berita mengenai penyesuaian beberapa komponen pendapatan anggota DPR RI periode 2024-2029.
Meskipun gaji pokok disebut tidak mengalami kenaikan, beberapa tunjangan seperti tunjangan beras, bensin, hingga tunjangan rumah sebagai kompensasi pengganti rumah dinas dilaporkan mengalami peningkatan signifikan.
Kebijakan ini menuai pro dan kontra di masyarakat, banyak yang menganggapnya tidak etis di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan bagi sebagian besar warga.
Sindiran Baskara Putra ini seolah menjadi pemantik bagi warganet untuk turut meluapkan unek-unek mereka.
Banyak yang merasa ironis bahwa di saat mereka berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari, para wakil rakyat justru menikmati kenaikan fasilitas yang didanai dari pajak.
Baca Juga: Ahli Waris WR Soepratman Luruskan Isu Royalti Lagu Indonesia Raya, Minta 'Hak Moral' ke Prabowo
"Sedang menunggu pahlawan kesiangan kita untuk membatalkan kenaikan gaji dan tunjangan DPR," kata akun X @ggblan***.
"Untukmu Rp 3 juta sehari, dari kamu yang Rp 3 juta sebulan," ujar @1fenta**.
"Jangan lupa bayarin paajak penghasilannya juga Bas. Mereka yang dapat penghasilan, kita yang bayarin pajak mereka," kata @shibal***.
"Kebanyakan tunjangan fakk, bubarin aja gak sih," kata akun @yourlo**.
Berita Terkait
-
Siapa Nasim Khan? Anggota DPR yang Viral Usai Usulkan Gerbong Khusus Merokok di Kereta Api
-
Ahok Ikut Komentar Soal Kenaikan Gaji Anggota DPR: Mau Rp1 Miliar Sebulan Oke
-
Tepergok Pakai LPG 3 Kg, Kekayaan Ketua Komisi III DPR Habiburokhman Nyaris Rp10 Miliar!
-
Heboh Gaji Anggota DPR Naik, Kekayaan Kris Dayanti Melonjak Sejak Duduk di Senayan
-
Bak Langit dan Bumi! Gaji Anggota DPR RI vs Eks Bek Milan di Parlemen Georgia
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng
-
Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
-
BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi
-
Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum
-
Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri
-
Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus