Video ini memiliki semua ciri khas konten hoax: menggunakan foto yang sudah ada, menempelkan narasi fiktif yang sangat provokatif, dan menyebarkannya tanpa sumber yang jelas untuk mendulang engagement.
Dapat disimpulkan dengan tingkat kepastian yang sangat tinggi bahwa klaim ini adalah hoax.
Lalu, mengapa hoax ini bisa meledak sedemikian rupa? Jawabannya terletak pada kondisi psikologis publik saat ini.
Tingkat kepercayaan dan kepuasan terhadap kinerja DPR berada di titik nadir. Publik sedang sangat marah dan kecewa.
Video hoax ini datang di saat yang tepat, memberikan apa yang ingin mereka lihat dan dengar yakni mengenai validasi atas kemarahan mereka.
Mereka merayakan cerita ini bukan karena percaya pada Pasha, tetapi karena cerita ini mengonfirmasi keyakinan mereka bahwa DPR adalah sarang korupsi, sampai-sampai "orang dalam" pun memilih untuk keluar.
Pada akhirnya, viralnya hoax ini bukanlah cerita tentang Pasha Ungu.
Ini adalah cerita tentang betapa dalamnya jurang ketidakpercayaan antara rakyat dan para wakilnya.
Sebuah pelajaran pahit bahwa ketika sebuah lembaga kehilangan legitimasinya, sebuah kebohongan yang indah akan lebih mudah dipercaya daripada kenyataan yang mengecewakan.
Baca Juga: DPR Dikatai Tak Punya Empati, Sahroni: Kerja Kami di Dapil Tak Terekspos, Silakan Maki-Maki Saja!
Menurut Anda, apa yang ditunjukkan oleh viralnya hoax ini tentang kondisi demokrasi dan kepercayaan publik kita saat ini?
Sampaikan analisis Anda di kolom komentar.
Berita Terkait
-
DPR Dikatai Tak Punya Empati, Sahroni: Kerja Kami di Dapil Tak Terekspos, Silakan Maki-Maki Saja!
-
Sahroni Bela Pernyataannya 'Mental Orang Tolol Sedunia' : Kami Juga Manusia!
-
Warganet Ngamuk Disebut Tolol oleh Ahmad Sahroni: Kami yang Gaji, Kami Bosnya!
-
Melanie Subono Sindir Pedas Ucapan Deddy Sitorus soal DPR Tak Setara dengan Rakyat Jelata
-
Pria Ini Bikin Video Joget di Tengah Hujan, Diduga Sindir Anggota DPR, Netizen : Lebih Bahagia!
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi