Suara.com - Suasana rapat kerja Komisi IV DPR RI sempat menegang saat Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mendapat "semprotan" langsung dari politisi senior, Titiek Soeharto.
Anggota dewan dari Fraksi Gerindra tersebut tak tinggal diam saat mendengar logika Mentan yang membandingkan harga beras Indonesia dengan Jepang.
Awalnya, Titiek hanya bertanya dengan santai mengenai rencana pemerintah untuk menyatukan harga beras premium dan medium.
"Saya banyak ditanya sama orang-orang tuh," ujar Titiek Soeharto dalam tayangan video yang kini viral, salah satunya dalam unggahan akun X @goodrecom, baru-baru ini.
Namun, jawaban Mentan Amran justru melebar hingga membandingkan harga beras lokal dengan harga di Jepang yang mencapai Rp100 ribu per kilogram.
Menurut Amran, kenaikan harga di Indonesia yang memicu keributan sebenarnya tidak seberapa jika melihat harga di negara maju tersebut.
Mendengar perbandingan yang dinilai tak masuk akal itu, Titiek Soeharto langsung menyela dengan tanggapan yang tajam dan menusuk.
Ketua Komisi IV DPR RI ini dengan tegas menolak logika perbandingan tersebut.
"Enggak bisa dibandingkan dengan Jepang, income per kapita kita juga sudah lain, Pak," semprot Titiek dengan lugas.
Baca Juga: Titiek Soeharto Blak-blakan Ungkap 'Kenakalan' Masa SMA, Raffi Ahmad Tercengang
Argumen singkat dari Titiek tersebut seolah langsung meruntuhkan narasi yang coba dibangun oleh Mentan Amran.
Titiek mengingatkan bahwa tingkat pendapatan dan daya beli masyarakat Indonesia sangat jauh berbeda dengan Jepang, sehingga perbandingan harga tersebut menjadi tidak relevan.
Mendapat sanggahan telak tersebut, Mentan Amran pun tak bisa berkutik. Dia langsung mengakui kebenaran argumen Titiek.
"Siap, betul, Bu. Betul," jawabnya singkat, mengakhiri perdebatan.
Berita Terkait
-
Harga Beras Naik Dibandingkan dengan Jepang, Respons Mentan Bikin Tepuk Jidat
-
Berapa UMR Jepang? Mentan Diprotes Titiek Soeharto Bandingkan Harga Beras Indonesia
-
Viral! Harga Beras Naik Mentan Bandingkan dengan Jepang, Netizen Minta Cosplay Jadi Warga Biasa!
-
Apa Hubungan Bupati Bone Andi Asman dengan Mentan? Disorot Pasca Kenaikan Pajak PBB
-
Faktor Adik, Tutut Soeharto Diprediksi Dapat Restu Prabowo Geser Bahlil di Partai Golkar
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
Polemik Ceramah JK di UGM, GAMKI Ancam Lapor ke Polisi karena Dinilai Singgung Umat Kristen
-
Menteri Dody: Proyek Sekolah Rakyat di Surabaya Garapan Waskita Karya Progressnya Baik
-
Respons Kritik JK ke Pemerintahan Prabowo, Kaesang: Kita Butuh Suasana Tenang, Bukan Kegaduhan
-
Setelah Iran, AS Serang Kuba? Miguel Daz-Canel: Saya Siap Mati Demi Revolusi!
-
Dinilai Lebih Cepat dan Presisi, Bagaimana Teknologi AI BRIN Bantu Petakan Pesisir Pantura?
-
Diancam Trump Bakal Dikirim ke Neraka, Iran Siapkan 'Pusaran Maut' di Selat Hormuz
-
BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Ekstrem di Jabodetabek Hingga 17 April
-
Sindiran Telak Mark Carney ke Trump, Kanada Perkuat Gerakan Boikot Produk AS
-
Sinergi BNI dan Pemerintah Dorong Hunian Layak serta Ekonomi Rakyat di Manado
-
Kisah Anak-anak Iran di Tengah Perang: Aku Stres Banyak Suara Ledakan, Berlindung Agar Tak Terbunuh