Suara.com - Belakangan, isu gaji guru dianggap sebagai beban negara oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani cukup menjadi sorotan.
Di tengah pernyataan kontroversial itu, meski kini telah dibantah sang menteri, kini beredar potret pria diduga berprofesi sebagai guru begitu berdedikasi dalam pekerjaannya sampai akhir hayat.
Dalam potret yang diunggah akun Instagram @nyinyir_update_official, pria diduga berprofesi seorang guru tersebut terlihat sedang duduk bersandar di ranjang rumah sakit.
Pria itu pun terlihat mengenakan masker dan gelang tanda pasien rumah sakit sedang mengoperasikan laptop yang diletakkan pada pahanya.
Berdasarkan keterangan dalam unggahan Instagram tersebut, pria itu seorang guru yang sedang berusaha menyelesaikan tugasnya memberi nilai untuk murid-muridnya dalam kondisi sakit dan dirawat di rumah sakit.
Saat itu, pria tersebut dikabarkan sedang dalam kondisi kritis sehingga membutuhkan perawatan medis.
"Seorang guru berusaha selesaikan nilai muridnya di RS saat dalam kondisi kritis," keterangan dalam unggahan akun Instagram tersebut, Senin 25 Agustus 2025.
Fotonya sedang bekerja dalam kondisi kritis ini pun dikabarkan diambil sehari sebelum dirinya meninggal dunia.
"Hal mulia ini dilakukan sehari sebelum dia wafat," lanjut isi keterangannya.
Baca Juga: Tok, Pratama Arhan dan Azizah Salsha Resmi Bercerai
Unggahan Instagram ini lantas mendapat beragam komentar netizen yang membandingkan dedikasi guru tersebut dalam bekerja dengan anggota DPR RI, yang mana gaji per harinya bisa mencapai Rp 3 juta.
Sebab, warganet heran seorang guru yang begitu berdedikasi dalam pekerjaannya justru dianggap sebagai beban negara.
"DPR yang gaji per harinya Rp 3 juta nggak ada yang berdedikasi begini, sehat terus pak guru. Semoga ilmunya berkah, bermanfaat dunia dan akhirat," kata @n_mh**.
"Gini masih dibilang beban negara," kata @ani.671**.
"Gitu juga masih bissa muncung Sri Mulyani bilang guru beban negara. Al Fatihah untuk bapaknya," kata @melany**.
"Tanpa kalian sadari wahai pejabat negara @smindrawati @dpr_ri tanpa guru kalian bukan siapa-siapa untuk sekarang ini," kata @herwinal***.
Berita Terkait
-
Oknum Guru Ngamuk Hampir Cekik Siswa Saat Upacara, Siswa Lain Histeris Ketakutan
-
BSU 2025 Kapan Cair Lagi? Cek Info Terbaru Buat Guru PAUD Nonformal
-
Rapor Merah Sri Mulyani: Ekonom Sebut Gagal Kontrol Anggaran, Lebih Bela Kreditor Dibanding Rakyat
-
Target Penerimaan Bea Cukai Rp334 Triliun di 2026, Para 'Ngudud' Jadi Tulang Punggung
-
Sri Mulyani Tetapkan Target Ambisius: Ekonomi RI Dibidik Tumbuh 5,4% di 2026, Langkah Awal Menuju 8%
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Dasco Pimpin Rapat di Aceh: Minta Pendataan Rumah Rusak Dikebut Sepekan
-
Viral Nenek Curi 16 Potong Pakaian di Tanah Abang, Ketahuan Usai Barang Jatuh dari Balik Gamis
-
Jelang Rakernas 2026, PDIP Terbitkan Instruksi Keras Larang Kader Korupsi
-
Bukan Hanya Soal Huntara, Ternyata Ini 4 Masalah Mendesak di Aceh Menurut Satgas Galapana DPR
-
8 Orang Termasuk Pegawai Pajak Diamankan saat KPK Gelar OTT di Jakarta
-
Skandal Pajak Jakut Terbongkar: OTT KPK Sita Gepokan Uang dan Valas, Oknum Pegawai Pajak Diringkus
-
Gelar Rapat Lagi di Aceh, Satgas Pemulihan Pascabencana DPR Serahkan Laporan Kordinasi ke Pemerintah
-
Main Mata Nilai Pajak, Oknum Pegawai DJP Tak Berkutik Terjaring OTT KPK
-
LBHM Beri 4 Catatan 'Pedas' untuk Indonesia yang Baru Saja Jadi Presiden Dewan HAM PBB
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea