Suara.com - Sebuah mobil dinas Satpol PP Boyolali terekam kamera CCTV melaju ugal-ugalan di jalan kampung dan hampir menabrak seorang bocah. Video tersebut viral di media sosial dan memicu kemarahan warga.
Rekaman CCTV yang beredar diunggah akun Facebook Boykot dan memperlihatkan detik-detik insiden di Dukuh Logerit, Desa Butuh, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, pada Jumat (22/8/2025) siang.
Dalam video, tampak seorang anak kecil yang sedang bersepeda di jalan kampung, bersamaan dengan motor yang ditumpangi dua orang. Tiba-tiba, sebuah Toyota Kijang kapsul berpelat merah melaju kencang dan nyaris menabrak sang bocah.
Mobil tersebut diketahui merupakan kendaraan operasional Satpol PP Boyolali. Plt Kepala Satpol PP Boyolali, Waluyo Jati, membenarkan hal itu.
“Memang kemarin ditemukan ada salah satu mobil di kami (mobil dinas Satpol PP) itu terekam di CCTV, kelihatan sekali. Setelah dicek memang nomornya di pelat nomor di mobil kami,” katanya.
Menurut Waluyo, mobil itu dipinjamkan kepada seorang Kepala Bidang (Kabid) Satpol PP. Namun hasil penelusuran menunjukkan mobil tersebut dikemudikan oleh anak dari pejabat pemegang kendaraan dinas tersebut.
“Itu sedang berkejaran dengan sepeda motor. Awalnya memang dua (sepeda motor) tapi yang satu belok, yang satu lurus yang dikejar yang lurus, yang terekam di CCTV,” jelasnya.
Aksi ugal-ugalan tersebut membuat warga Desa Butuh geram. Satpol PP Boyolali segera berkoordinasi dengan perangkat desa untuk meredakan emosi warga dan meminta pejabat terkait bertanggung jawab. Kasus ini memicu sorotan publik mengenai disiplin aparatur negara dalam penggunaan kendaraan dinas.
Berikut 5 fakta viral insiden mobil dinas Satpol PP Boyolali.
1. Video viral di Facebook
Video insiden mobil dinas Satpol PP Boyolali diunggah akun Facebook Boykot dan langsung menyebar luas. Rekaman CCTV masjid memperlihatkan jelas nomor polisi kendaraan pelat merah tersebut.
2. Nyaris celakakan bocah
Dalam video, seorang anak kecil yang sedang bersepeda hampir tertabrak mobil Toyota Kijang kapsul yang melaju kencang di jalan kampung. Aksi tersebut membuat warga panik dan mengejar mobil.
3. Mobil dinas dikemudikan anak pejabat
Penelusuran Satpol PP mengungkap mobil operasional itu dipinjamkan kepada seorang Kabid. Namun saat kejadian, mobil ternyata dikemudikan anak pejabat tersebut, bukan sang pemegang resmi.
Berita Terkait
-
Viral Harga Bensin di Iran Cuma Rp500 per Liter, Jadi yang Termurah di Dunia
-
2 Kapal Tanker Pertamina Terjebak Perang Iran vs AS - Israel, Stok BBM Nasional Cuma Aman 20 Hari?
-
Viral Warganet Temukan Rudal Sudah Siaga di Jawa Timur, Benarkah?
-
Gempa M 4,3 Guncang Iran di Tengah Perang, Muncul Spekulasi Uji Coba Nuklir di Media Sosial
-
Isu Jenderal Israel Ancam Indonesia Viral, Netizen +62 Ramai Beri Respons Kocak
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Memperingati International Womens Day 2026, API Serukan Perlawanan atas Penghancuran Tubuh
-
KPK Bongkar Alasan Gus Yaqut Jadi Tersangka Korupsi Haji, Ternyata Ada Bukti Ini!
-
Fadia Arafiq Mengaku Sedang Bersama Ahmad Luthfi Saat OTT, Begini Respons KPK
-
Drama OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq: Hampir Lolos, Tertangkap di SPKLU Tengah Malam
-
Menag Soroti Pasal Aliran Sesat di KUHAP, Minta Definisi dan Kriteria Diperjelas
-
KPK Sebut Uang Korupsi Fadia Arafiq Bisa Buat 400 Rumah hingga Bangun 60 KM Jalan di Pekalongan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Kuasa Hukum Gus Yaqut: Tersangka Korupsi Tanpa Kerugian Negara Ibarat Pembunuhan Tanpa Korban!
-
2 Lapangan Padel di Jakut Mendadak Disegel! Ini Alasannya
-
Saham BEBS Meroket 7.150 Persen, OJK Geledah Mirae Asset Sekuritas Terkait Dugaan Manipulasi