Suara.com - Kebijakan pemerintah yang akan mengubah Badan Penyelenggara Haji dan Umroh menjadi kementerian mendapat respons positif.
Hal itu akan membuat Indonesia menjadi setara di depan pemerintah Kerajaan Arab Saudi.
"Karena kalau tarapnya badan haji ke Arab Saudi maka setingkat dirjen. Jadi tidak level, tidak se-level, sehingga tidak apple to apple," kata pengamat kebijakan haji dan umrah, Ade Marfuddin saat dihubungi Suara.com, Senin (25/8/2025).
Hal itu disampaikan Ade, mengingat Arab Saudi memiliki Kementerian Haji yang secara khusus dibentuk mengurus pelaksanaan haji dan umroh di negaranya.
"Nah untuk itu menjawab secara hirarki organisasi tingkat negara maka yang hadir itu, supaya tidak dipandang sebelah mata, tapi punya kesetaraan," kata Ade.
"Kalau yang duduk setara maka mau tidak mau kita menyesuaikan nomenklatur Arab Saudi di sana, yakni Kementerian Haji, di sini harus Kementerian Haji juga," Ade menambahkan.
Ade pun mengapresiasi kebijakan pemerintah itu. Sebab menurutnya dengan animo masyarakat untuk melaksanakan haji dan umroh yang tinggi sudah seharusnya diurusi satu kementerian khusus.
"Maka saya atas nama masyarakat ya dari awal menyuarakan dan menyebut baik hadirnya ini. Karena kalau badan haji memang dirasa terlalu sempit dan tidak setara," ujarnya.
Rencana pemerintah yang membentuk Kementerian Haji dan Umroh adalah bagian dari revisi UU Haji dan Umroh yang telah disetujui oleh DPR RI.
Baca Juga: Istana Mau Bikin Kementerian Haji, Mensesneg Blak-blakan: Ini Permintaan Arab Saudi
Setelah mendapatkan persetujuan DPR, pemerintah menyatakan akan segera menyusun peraturan presiden atau Perpres. Dengan begitu tinggal selangkah lagi Indonesia memiliki Kementerian Haji dan Umroh.
Berita Terkait
-
DPR Setuju, Kementerian Haji Siap Lahir, Menteri Hukum: Perpres Sedang Dikebut!
-
Revolusi Penyelenggaraan Haji: Kementerian Khusus Terbentuk, Petugas Non Muslim Dilibatkan
-
BP Haji Naik Kasta Jadi Kementerian, Begini Harapan dari Istana
-
Apa Itu Nusuk Umrah? Mudahkan Jemaah Ibadah ke Tanah Suci Mandiri Tanpa Agen
-
Kewenangan Kemenag Dipreteli, Urusan Haji Bakal Diambil Alih Kementerian Baru
Terpopuler
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol
- 11 Pilihan HP Murah Bujet Rp1-2 Juta, Spek dan Performa Terbaik untuk Multitasking
- 6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Final Piala Dunia 2026: Spanyol Taktis vs Argentina Adaptif, Siapa Unggul?
-
Suami Istri Kompak Jadi Spesialis Curanmor dan Bobol Rumah di Palembang, Polisi Ungkap Modusnya
-
Argentina Road to Final Piala Dunia 2026: Dua Kali Lolos dari Lubang Jarum
-
Spanyol Road to Final Piala Dunia 2026: Ditahan Tim Debutan Kini Tantang Juara Bertahan
-
LRT Sumsel Kampanyekan Transportasi Publik, Penumpang Stasiun Cinde Tembus 110 Ribu
-
Tagih Utang Berujung Maut, Pria di Palembang Tewas dengan Luka Bacok di Punggung
-
Echa Waode Tuntut Natalius Pigai Jamin Hak LGBT: Negara Jangan Diam Lihat Rakyat Dipersekusi!
-
Sikat 1,5 Ton Bahan Narkoba, Pemasok Laboratorium 'Pil Jin' Semarang Diringkus di Cakung!
-
IKA Perikanan Unhas: Nelayan Harus Dilibatkan Sistematis dalam Penyelamatan Laut
-
Digembleng dengan Intensitas Tinggi di Bali, Timnas Indonesia Siap Beri Kejutan di Piala AFF 2026