Suara.com - Beredar di media sosial klaim 7 anggota Paskibra meninggal pada 2025 karena kelelahan saat menjalani latihan. Klaim tersebut muncul dalam unggahan akun Facebook bernama “MD info” pada Senin (18/8/2025).
Berikut narasi yang beredar:
“Innalillahi..7 Anggota Paskibra Ini Mendadak Dijemput Ajal, Ada yang Kelelahan Hingga Men!ngg4l Dunia.”
Unggahan itu disertai foto-foto anggota Paskibra menangis, prosesi pemakaman, dan gambar seorang perempuan dengan kerudung.
Hingga Rabu (27/8/2025), unggahan tersebut telah disukai dua kali dan dibagikan 53 kali oleh pengguna Facebook lainnya. Namun, berdasarkan penelusuran fakta, klaim tersebut tidak benar.
Benarkah 7 anggota paskibraka meninggal dunia?
Berdasarkan penelusuran, foto yang digunakan dalam unggahan tersebut tidak berhubungan dengan peristiwa tahun 2025.
Foto pertama yang menampilkan anggota Paskibra menangis berasal dari berita kupang.tribunnews.com berjudul “Heboh, Anggota Paskibra Menangis Sejadi-jadinya Usai Gagal Kibarkan Bendera” yang tayang pada Rabu (17/8/2016).
Peristiwa itu terjadi di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, ketika bendera Merah Putih gagal berkibar karena masalah pengait.
Foto kedua yang memperlihatkan prosesi pengangkatan keranda jenazah berasal dari pemberitaan jogja.tribunnews.com pada Rabu (16/8/2017).
Foto tersebut menunjukkan pemakaman Aritya Syamsudin, anggota Paskibra Luwu Timur, Sulawesi Selatan, yang meninggal karena sesak napas pada 2017.
Foto ketiga menampilkan Aurellia Qurratuaini, calon Paskibra Tangerang yang meninggal pada 2019. Berita tersebut dimuat di suryamalang.tribunnews.com dengan judul “Fakta-fakta Kematian Calon Paskibra Tangerang, Aurellia Qurratuaini...”
Dengan demikian, tidak ada bukti yang mendukung klaim 7 anggota Paskibra meninggal pada 2025 akibat kelelahan. Foto-foto yang digunakan berasal dari peristiwa berbeda pada tahun 2016, 2017, dan 2019.
Kesimpulan
Unggahan yang menyebutkan tujuh anggota Paskibra meninggal karena kelelahan pada 2025 adalah konten menyesatkan (misleading content).
Berita Terkait
-
Denny Sumargo Konfirmasi Yai Mim Meninggal Dunia, Sebut Berpulang Saat Ditahan
-
Legenda Persija Sutan Harhara Meninggal Dunia
-
HOAKS! Donald Trump Provokasi Masyarakat Indonesia yang Sunni agar Tak Dukung Iran
-
Kabar Duka, Ayah Artis Bio One Meninggal Dunia
-
Profil Brian Ardianto, Jebolan MasterChef Indonesia 5 yang Meninggal Dunia Hari ini
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan
-
Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan
-
SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia
-
Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran
-
Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?
-
Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman
-
Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan