- Operasi gabungan TNI-Polri secara masif memburu seekor macan tutul jantan berusia 3,5 tahun
- Pihak kepolisian menetapkan radius pencarian 1 kilometer dan mengimbau keras warga sekitar untuk waspada
- BBKSDA Jawa Barat menduga macan tutul tersebut masih berada di dalam area kebun binatang dan cenderung menghindari manusia
Suara.com - Suasana di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, mendadak mencekam setelah seekor macan tutul jantan dilaporkan lepas dari kandang penangkarannya di Lembang Park and Zoo. Operasi perburuan besar-besaran pun langsung digelar, melibatkan tim gabungan dari TNI dan Polri yang menyisir area dengan radius 1 kilometer dari kebun binatang.
Untuk melacak predator buas ini, aparat tidak main-main. Anjing pelacak K9 dikerahkan untuk mengendus jejak, sementara penembak jitu dari TNI dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat disiagakan sebagai opsi terakhir jika situasi membahayakan.
Kapolsek Lembang, AKP Dana Suhenda, menyatakan bahwa tim pencari telah dibagi ke tiga sektor utama yakni arah barat, timur, dan area di sekitar kebun binatang itu sendiri. Pihak kepolisian juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan tingkat tinggi.
“Kami mengimbau masyarakat apabila menemukan atau melihat binatang tersebut segera melapor ke call center 110 Polres Cimahi atau ke polsek terdekat,” kata Dana di Lembang, dilansir Antara, Kamis (28/8/2025).
Pencarian tidak akan berhenti meski hari mulai gelap. Mengingat macan tutul adalah hewan nokturnal yang justru lebih aktif di malam hari, tim akan melanjutkan perburuan hingga malam tiba. Keamanan warga sekitar menjadi prioritas utama.
“Kami juga menerjunkan Bhabinkamtibmas untuk disebar di area pemukiman warga sekitar Lembang Zoo untuk pengamanan masyarakat pada malam hari,” tegas Dana.
Hingga kini, satu-satunya petunjuk yang ditemukan adalah jejak misterius di area parkiran kebun binatang. Namun, tim masih bekerja keras untuk memastikan apakah jejak tersebut benar-benar milik macan tutul yang kabur.
“Tanda terakhir yang ditemukan berupa jejak di area parkiran, namun masih harus dipastikan,” katanya.
Sementara itu, Kepala BBKSDA Jawa Barat, Agus Arianto, memberikan sedikit ketenangan. Menurut analisisnya, ada indikasi kuat bahwa satwa liar tersebut masih berada di dalam area Lembang Park and Zoo dan belum keluar ke pemukiman.
Baca Juga: 2 Jam Tegang: Begini Cara Petugas Lumpuhkan dan Selamatkan Macan Tutul yang Terjebak
“Satwa yang lepas ini diperkirakan berumur sekitar 3,5 tahun, berjenis kelamin jantan,” jelas Agus.
Ia menambahkan bahwa secara alami, macan tutul cenderung menghindari kontak dengan manusia. Mereka akan mencari lokasi yang dianggap nyaman dan aman, seperti kawasan dengan pepohonan lebat atau dekat dengan sumber air seperti kubangan. Fokus utama tim saat ini adalah menemukan dan mengamankan satwa tersebut hidup-hidup.
“Harapan utama kita bagaimana bisa segera ditemukan, lalu dipastikan dan dilepasliarkan kembali,” kata dia.
Berita Terkait
-
2 Jam Tegang: Begini Cara Petugas Lumpuhkan dan Selamatkan Macan Tutul yang Terjebak
-
Forestra 2025: Satu-satunya Event Orkestra Hutan di Indonesia, Segera Dapatkan Tiketnya di Sini!
-
Kisah Cinta Terlarang Membuka Pintu bagi Ekowisata Gunung Tangkuban Perahu
-
Update Harga Tiket Lembang Park & Zoo Terbaru 2025: Jangan Sampai Kehabisan Tiket!
-
5 Tempat Wisata di Lembang Cocok untuk Libur Lebaran, Lengkap dengan Harga Tiket Masuk
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Jaga Marwah Non-Blok, Connie Ingatkan Presiden Tak Sembarang Bayar Iuran Dewan Perdamaian
-
Pura-pura Jadi Kurir Ekspedisi, Dua Pengedar Narkoba di Tangerang Tak Berkutik Diciduk Polisi
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Minta Bos Maktour Tetap di Indonesia
-
Diperiksa KPK, Bos Maktour Tegaskan Pembagian Kuota Haji Wewenang Kemenag
-
KPK Endus Peran Kesthuri Jadi Pengepul Uang Travel Haji untuk Pejabat Kemenag
-
Hikmahanto Soroti Risiko Gabung Dewan Perdamaian: Iuran Rp16,9 T hingga Dominasi Trump
-
Pemulihan Listrik Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatera Capai 99 Persen
-
Bantah Pertemuan Rahasia dengan Google, Nadiem: Saya Lebih Sering Ketemu Microsoft
-
Untung Rugi RI Masuk Dewan Perdamaian Trump: Bisa 'Jegal' Keputusan Kontroversial?
-
Viral! Trotoar di Koja Dibongkar Paksa, Ternyata Ini yang Diburu Pencuri di Bawah Tanah