Selain yang disebutkan tadi, isi paket tersebut di antaranya juga ada saus tomat, beras, keju, biskuit, makanan kaleng, dan sebagainya.
Hingga akhirnya seluruh isi paket tersebut berhasil dikeluarkan dari dalam kardus bantuan tersebut.
Pria asal Gaza itu terlihat sangat puas dan begitu bersyukur dengan apa yang baru saja didapatkannya.
Momen pria asal Gaza yang unboxing bantuan dari Indonesia itu langsung mengundang rasa haru dari warganet.
“Dia yang unboxing, tapi air mata gue yang deres,” tulis akun @hann***
“Mereka dapat bantuan gitu aja kayak dapat harta karun, sedih lihatnya. Di Indo makanan dibuang-buang karena makan pada gak abis, miris lihatnya,” tulis akun @alan***
“Rasanya pengin banget nambahin isi box itu lebih dan lebih,” ujar akun @wike***
“Mereka dalam keadaan gak berdaya, begitu dikasih bantuan gak seberapa mereka bersyukur dan berterima kasih, itu yang buat terharu,” kata akun @outs***
“Terlihat dari keringatnya, sungguh butuh perjuangan untuk mendapatkannya,” kata akun @faja***
Baca Juga: Bencana Kelaparan Gaza Beberapa Meter dari Sumber Makanan! Pejabat PBB: Akhiri Aksi Pembalasan!
Baznas Kirim Bantuan untuk Warga Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga Palestina yang terdampak agresi Israel yang berkepanjangan.
Bekerja sama dengan Mishr Al Kheir Foundation asal Mesir, Baznas kembali mengirimkan bantuan berupa 35.000 paket pangan yang akan disalurkan secara bertahap ke wilayah Gaza melalui gerbang perbatasan Rafah.
Pengiriman bantuan ini dimulai pada hari Rabu, 20 Agustus, dengan pemberangkatan lima truk pertama yang membawa sekitar 6.000 paket.
Ini menjadi langkah awal dari rangkaian distribusi bantuan yang direncanakan berlangsung selama sepekan ke depan.
"Alhamdulillah, seluruh bantuan kini telah siap dan akan dikirimkan secara bertahap selama tujuh hari ke depan. Mulai Rabu kemarin sudah ada 5 truk yang berangkat dengan membawa 6.000 paket bantuan. Ini merupakan upaya kita bersama untuk terus membantu saudara-saudara di Palestina," kata Wakil Ketua Baznas RI, Mokhamad Mahdum melansir Antara pada Kamis, 28 Agustus 2025.
Tag
Berita Terkait
-
Kardinal Matteo Zuppi 7 Jam Doa Bacakan 12 Ribu Nama-nama Anak Gaza Korban Israel
-
Blokade, Bom, dan Emisi: Bagaimana Serangan Israel Jadi Penyumbang Bencana Iklim?
-
Profil Mariam Dagga, Jurnalis Perempuan yang Meninggal Dibunuh Tentara Israel
-
Mark Ruffalo Geram: Pemimpin Dunia Diam Soal Gaza, Korban Sipil Terus Berjatuhan!
-
Australia Bergejolak: Protes Massal Desak Sanksi untuk Israel!
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin
-
Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu
-
Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra
-
Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah
-
Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap
-
Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan
-
Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima
-
Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas
-
Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat