- Ahmad Sahroni viral karena ucapan tolol untuk masyarakat yang ingin membubarkan DPR
- Ahmad Sahroni dicopot dari pimpinan Komisi III DPR RI
- Rusdi Masse gantikan posisi Ahmad Sahroni di Komisi III DPR RI
Suara.com - Mulutmu, harimaumu. Ungkapan ini pas untuk menggambarkan Ahmad Sahroni.
Ahmad Sahroni dicopot dari pimpinan Komisi III menyusul ucapan kontroversi yang menyebut tolol bagi mereka yang ingin membubarkan DPR.
Kini, oleh Fraksi Nasem, politisi Nasdem tersebut ditugaskan di Komisi I DPR RI yang membidangi hubungan luar negeri, pertahanan dan intelejen.
Tak bisa ditampik, demonstrasi yang digelar di depan Gedung DPR dua hari terakhir kian memanas, salah satunya akibat pernyataan Sahroni yang melukai hati masyarakat.
Sebagai puncaknya, seorang pengemudi Ojek Online (Ojol) bernama Affan Kurniawan tewas akibat dilindas kendaraan taktis (Rantis) Brimob pada Kamis malam, 28 Agustus 2025.
Berikut adalah beberapa fakta terkait pencopotan Ahmad Sahroni dari kursi pimpinan Komisi III DPR RI:
1. Berawal dari ucapan tolol
Nama Ahmad Sahroni sebelumnya viral usai menanggapi wacana pembubaran DPR yang marak digaungkan di media sosial.
Ia melabeli pihak yang mendukung wacana itu sebagai orang tolol. Ucapannya memicu gelombang kritik yang mengakibatkan aksi demo dilakukan di beberapa titik dan memanas.
Baca Juga: Riwayat Pendidikan Ferry Irwandi, Semprot Ahmad Sahroni Mulut Sampah
2. Dimutasi ke Komisi I DPR
Mutasi Ahmad Sahroni tertuang dalam surat bernomor F. NasDem. 758 /DPR-RI/VIII/2025.
Berdasarkan dokumen yang beredar, per 29 Agustus 2025, Sahroni dipindahkan dari Komisi III ke Komisi I DPR RI.
Artinya, Sahrono kini meninggalkan bidang hukum dan beralih mengurusi isu-isu strategis terkait pertahanan, hubungan internasional, hingga intelijen.
3. Jabatan Ahmad Sahroni di Komisi III diisi Rusdi Masse
Pergantian posisi Sahroni bukan sekadar rotasi, tapi juga pergeseran kekuatan di tubuh Fraksi NasDem.
Berita Terkait
-
Riwayat Pendidikan Ferry Irwandi, Semprot Ahmad Sahroni Mulut Sampah
-
Driver Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob, DPR Murka: 'Kapolri Harus Tindak Tegas!'
-
Ojol Kena Gas Air Mata, Inul Daratista Ngamuk: Yang di Atas Mau Naik Gaji, di Bawah Mau Mati!
-
Komisi III DPR RI Membidangi Apa? Sahroni Dicopot dari Jabatan Pemimpin
-
Rakyat Ngamuk Demo Berjilid-jilid: NasDem Tetap Sayang Sahroni, Ini Jabatan Barunya di DPR!
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Demokrat Bicara Soal Sikap SBY Terkait Pilkada Dipilih DPRD: Serahkan Ke AHY, Ikuti Langkah Prabowo
-
KPK Geledah Kantor DJP, Amankan Dokumen dan Uang 8.000 SGD
-
Dede Yusuf Jelaskan Makna 'Matahari Satu' SBY: Demokrat Satu Komando di Bawah AHY
-
Tragis! Tiga Warga Cilincing Tersengat Listrik di Tengah Banjir Jakarta Utara
-
IKN Nusantara: Narasi Kian Meredup Meski Pembangunan Terus Dikebut?
-
Kejaksaan Agung Mutasi 19 Kepala Kejaksaan Negeri di Awal Tahun
-
KPK Ungkap Petinggi PBNU Diduga Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji
-
Fahri Hamzah: Pilkada Lewat DPRD Diskusi Efisiensi, Jangan Terlalu Curigai Prabowo
-
Sekolah Tanpa Hukuman? Begini Arah Baru Disiplin ala Abdul Muti
-
Hadapi Cuaca Ekstrem, Jaga Kesehatan dan Kebersihan dengan 10 Tips Ini