News / Nasional
Selasa, 13 Januari 2026 | 17:36 WIB
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Dede Yusuf. (Suara.com/Lilis)
Baca 10 detik
  • SBY menegaskan AHY adalah satu-satunya "matahari" di Partai Demokrat sebagai ketua umum.
  • Pernyataan ini disampaikan dalam forum internal untuk memastikan soliditas dan komando tunggal kepemimpinan.
  • SBY berperan sebagai mentor, sementara seluruh keputusan operasional berada di tangan Ketua Umum AHY.

Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Dede Yusuf, memberikan penjelasan terkait pernyataan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menegaskan bahwa “matahari” di Partai Demokrat hanya satu, yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai ketua umum.

Ia mengungkapkan bahwa pernyataan tersebut disampaikan dalam forum internal partai guna memastikan soliditas dan kesatuan arah perjuangan seluruh kader Demokrat.

“Itu kan dalam acara internal Partai Demokrat, ya. Konteksnya adalah agar kita berbicaranya tetap satu komando. Satu komandonya Ketua Umum,” ujar Dede Yusuf di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (13/1/2026).

Ia menekankan bahwa istilah “matahari satu” bertujuan untuk menghindari adanya persepsi “matahari kembar” atau dualisme kepemimpinan di mata para kader.

Dede menegaskan bahwa meskipun SBY merupakan tokoh sentral dan pendiri partai, posisi SBY saat ini adalah sebagai mentor.

“Walaupun Bapak (SBY) sudah tidak lagi, dalam tanda arti, berada di dalam partai secara operasional, tetapi beliau sebagai mentor. Artinya, segala keputusan ada di tangan Ketua Umum,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini memastikan bahwa mekanisme pengambilan keputusan di Partai Demokrat berjalan sesuai dengan struktur organisasi yang berlaku.

Dengan adanya penegasan dari SBY tersebut, seluruh kader diminta patuh terhadap instruksi yang dikeluarkan oleh AHY.

“Jadi, apa pun keputusan Ketua Umum, itulah yang akan kita ikuti,” pungkasnya.

Baca Juga: SBY: Matahari di Partai Demokrat Hanya Satu, Mas AHY

Load More