- Markas Komando Gegana di Kwitang, Jakarta Pusat, dilanda kebakaran hebat.
- Lokasi ini sebelumnya menjadi sasaran amuk massa akibat tewasnya Affan Kurniawan.
- Api berhasil dipadamkan, penyebab kebakaran dan korban masih dalam penyelidikan.
Suara.com - Kebakaran hebat melanda kompleks Markas Komando (Mako) Gegana di Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, pada Minggu (31/8/2025) sore.
Peristiwa ini terjadi di lokasi yang sama, yang beberapa hari sebelumnya menjadi sasaran amuk massa terkait tewasnya seorang pengemudi ojek online (ojol).
Berdasarkan data dari command center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, laporan mengenai insiden kebakaran ini diterima pada pukul 16.47 WIB.
"Sebanyak 12 unit mobil pemadam dan 48 personel dikerahkan," tulis Command Center Damkar dalam laporannya, Minggu.
Tim pemadam yang tiba di lokasi langsung berjibaku dengan api dan berhasil memadamkan si jago merah sekitar pukul 17.20 WIB.
Saat ini, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang dapat menyala kembali.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti dari kebakaran ini masih dalam proses penyelidikan.
Petugas juga belum merilis informasi resmi mengenai ada atau tidaknya korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.
Lokasi Titik Eskalasi Massa
Baca Juga: Usai Markas Gegana Dibakar, Bentrokan Meletus di Mako Brimob Depok: Massa Dihujani Gas Air Mata!
Peristiwa kebakaran ini menambah catatan insiden di Mako Gegana yang dalam sepekan terakhir menjadi sorotan.
Sebelumnya, markas ini digeruduk massa sebagai buntut dari tewasnya seorang pengemudi ojol bernama Affan Kurniawan.
Affan dilaporkan tewas setelah terlindas oleh kendaraan taktis (rantis) milik Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, saat aparat berupaya membubarkan massa pada Kamis (28/8/2025) lalu.
Tragedi tersebut memicu kemarahan besar dari rekan-rekan sesama pengemudi ojol dan massa aksi lainnya. Mereka kemudian mengalihkan fokus unjuk rasa dari Gedung DPR RI ke Mako Brimob dan Gegana di Kwitang.
Dalam eskalasi tersebut, massa bahkan sempat menjebol pertahanan Mako Gegana, melakukan aksi corat-coret di tembok, serta melakukan perusakan dan pembakaran di beberapa titik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Kasus Pindah ke Kejagung, Status Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tetap Dicekal Imigrasi
-
Bukan Cuma Nonton Konser Musik, Ini 3 Destinasi Wajib Mampir Saat Kamu ke Jazz Gunung Bromo 2026
-
JPMorgan Upgrade Saham BBRI ke Overweight, Nilai Valuasi Murah dan Dividen Tetap Menarik
-
Dirjen Imigrasi Pastikan Status Cekal Febrie Adriansyah Masih Berlaku
-
Piala Dunia 2026 Ubah Ranking FIFA, Spanyol 'Tendang' Prancis dari Puncak
-
4 Cushion Tahan Lama yang Lagi Diskon Capai 50 Persen di Shopee, Harga Jadi di Bawah Rp100 Ribu
-
4 Rekomendasi Parfum Aroma Nanas Harga Terjangkau, Mulai Rp40 Ribuan Saja
-
Megawati Berpesan Agar Anak Muda Jangan Jadi 'Bangbong'
-
Optimistis terhadap BBRI, JPMorgan Tingkatkan Rekomendasi Saham Jadi Overweight