Suara.com - Di tengah maraknya aksi unjuk rasa di berbagai kota, sebuah kejadian unik justru terjadi di Kabupaten Wonosobo. Pada 30 Agustus 2025. Ketua DPRD Wonosobo, Eko Prasetyo Heru Wibowo, berdiri di depan massa sambil mencoba mengucapkan Pancasila.
Dilansir dari video yang diunggahh Info Cepat Wonosobo, Alih-alih menenangkan suasana, Eko Prasetyo justru menimbulkan gelak tawa dari para peserta aksi. Banyak yang heran sekaligus geli melihat wakil rakyat tersebut keliru saat menyebutkan Pancasila.
Eko hadir di lokasi bersama ajudan serta aparat kepolisian. Dengan mengenakan batik dan peci hitam, ia berdiri menghadapi massa untuk memberikan pernyataan. Namun, demonstran meminta agar dirinya berbicara langsung pada inti persoalan tanpa perlu bertele-tele.
Ia pun menawarkan diri menyebutkan Pancasila. "Baik, mau menirukan kan? Boleh," kata Eko menerima tantangan pendemo.
Tak disangka, Eko kemudian mulai membacakan Pancasila. Pada awalnya, ia cukup lancar menyebut sila pertama. Namun setelah itu, ia langsung melompat ke sila kelima.
“Pancasila. Satu, Ketuhanan yang Maha Esa. Dua, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ucap Eko dengan senyum di wajahnya, sambil satu tangan dimasukkan ke dalam saku celana.
Melewatkan sila kedua hingga keempat membuat massa sontak tertawa. Dua ajudannya yang berada tepat di belakangnya tampak panik dan segera membisikkan sesuatu, diduga untuk mengoreksi kesalahan tersebut.
Setelah dibantu ajudannya, Eko akhirnya berhasil mengucapkan Pancasila secara urut dan benar. Namun, sorakan dan tawa dari massa tetap terdengar hingga akhir. Meski demikian, Eko tetap berusaha tampil percaya diri dengan senyuman. Peristiwa ini pun menyita perhatian publik dan membuat nama Ketua DPRD Wonosobo itu semakin jadi perbincangan.
Profil Singkat Eko Prasetyo Heru Wibowo
Eko Prasetyo Heru Wibowo adalah Ketua DPRD Kabupaten Wonosobo. Berdasarkan informasi dari akun resmi Sekretariat DPRD Wonosobo, nama lengkapnya adalah Eko Prasetyo Heru Wibowo, S.H.
Baca Juga: 7 Ciri Oknum Anarkis yang Patut Diwaspadai Saat Demo Agar Tetap Aman dan Tidak Terprovokasi
Ia lahir, besar, dan menetap di Wonosobo. Dari sisi pendidikan, Eko merupakan lulusan Strata 1 Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang pada tahun 1983. Perjalanan politiknya mengantarkan Eko hingga menduduki kursi Ketua DPRD Kabupaten Wonosobo, posisi yang membuatnya semakin dikenal masyarakat.
Biodata Ringkas:
- Nama: Eko Prasetyo Heru Wibowo, S.H.
- Tempat lahir: Wonosobo
- Usia: Sekitar 62 tahun
- Agama: Islam
- Status: Menikah
- Pendidikan: Universitas Islam Sultan Agung Semarang (masuk tahun 1983)
Kehadiran di Media Sosial
Selain dikenal sebagai pejabat publik, Eko juga mempunyai akun Instagram dengan nama pengguna @ekoprasetyoheruw. Dalam keterangannya tertulis bahwa akun tersebut dikelola oleh Tim Komunikasi Digital.
Setelah video dirinya keliru melafalkan Pancasila tersebar luas, kolom komentarnya langsung dipenuhi tanggapan warganet. Ada yang memberikan kritik, ada pula yang menganggap hal itu wajar karena kemungkinan besar Eko gugup saat menghadapi massa.
Kekayaan Eko Prasetyo
Berita Terkait
-
7 Ciri Oknum Anarkis yang Patut Diwaspadai Saat Demo Agar Tetap Aman dan Tidak Terprovokasi
-
Antisipasi Demo di Depan Gedung DPR, Ribuan Polri dan TNI Disiagakan Hari Ini
-
Agustus yang Getir: Ketika Euforia Kemerdekaan Berbentur Realitas Protes
-
Mau Ikut Turun ke Jalan? Ini 12+ Barang yang Wajib Dibawa saat Demo Demi Keamanan
-
Situasi Memanas! Prabowo Perintahkan Tindak Tegas: Makar dan Terorisme Jadi Sorotan
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Habiburokhman Ungkap Alasan Kuat Program MBG Masuk Pos Pendidikan: Siswa Adalah Bagian Terpenting
-
Gerakan Muda Lawan Kriminalisasi Ungkap Rantai Kekerasan Jerat 709 Tahanan Politik Muda Indonesia
-
KPK Sita 5 Mobil Mewah dan Bukti Elektronik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam OTT
-
Memperingati International Womens Day 2026, API Serukan Perlawanan atas Penghancuran Tubuh
-
KPK Bongkar Alasan Gus Yaqut Jadi Tersangka Korupsi Haji, Ternyata Ada Bukti Ini!
-
Fadia Arafiq Mengaku Sedang Bersama Ahmad Luthfi Saat OTT, Begini Respons KPK
-
Drama OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq: Hampir Lolos, Tertangkap di SPKLU Tengah Malam
-
Menag Soroti Pasal Aliran Sesat di KUHAP, Minta Definisi dan Kriteria Diperjelas
-
KPK Sebut Uang Korupsi Fadia Arafiq Bisa Buat 400 Rumah hingga Bangun 60 KM Jalan di Pekalongan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!