- Demonstrasi di Korea Selatan berlangsung dengan sangat tertib dan damai.
- Aparat keamanan Korea Selatan bersikap netral dan hanya menjaga ketertiban.
- Warganet menilai demo tertib tidak efektif untuk pejabat di Indonesia.
Suara.com - Seorang WNI (Warga Negara Indonesia) yang tinggal di Korea Selatan membagikan pemandangan aksi demonstrasi di negara yang dijuluki Negeri Ginseng itu.
Dari unggahan yang dibagikan akun Instagram @/pembasmi.kehaluan.reall terlihat WNI tersebut membagikan suasana demo yang tertib dan damai, jauh berbeda dengan gambaran aksi serupa di Indonesia belakangan ini.
“Ini demo di Korea Selatan kayak gini nih guys,” ujar WNI tersebut dikutip pada Senin, 1 September 2025.
WNI tersebut lalu memperlihatkan suasana demo yang dilengkapi fasilitas seperti tempat duduk.
Beberapa peserta juga terlihat menggunakan payung untuk melindungi diri dari cuaca yang terik saat demo, sementara sebagian lainnya terlihat mengenakan topi.
“Di sini dikasih tempat duduk, pada pakai payung,” ujarnya.
Dari video tersebut, para peserta demo tampak mendengarkan orasi oleh salah satu peserta demonstrasi.
Para peserta juga tampak mengibarkan bendera negara mereka sambil terus duduk di kursi masing-masing. Suasana demo tersebut berlangsung tertib dan aman.
Baca Juga: Jakarta Kembali Normal, Fasilitas Umum yang Rusak Mulai Diperbaiki
Di sebelah pendemo terlihat para petugas berjaga-jaga, namun yang cukup kontras ialah, para petugas tersebut terlihat santai dan tidak dilengkapi dengan perlengkapan anti huru-hara.
Di video selanjutnya, seorang WNI lainnya juga memberikan kesaksiannya saat menyaksikan aksi demo di negara yang terkenal dengan idol K-Pop tersebut.
Ia menyebut bahwa peserta aksi demo sangat tertib hingga jauh dari kata ricuh.
“Kami barusan melihat demo di Korea, mereka sangat tertib gitu,” ujarnya.
WNI itu juga menyampaikan kekagumannya terhadap peran aparat keamanan. Polisi di lokasi hanya bertugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban jalannya aksi.
Tidak terlihat adanya tindak kekerasan atau konfrontasi antara aparat dan massa aksi. Situasi tetap terkendali meskipun jumlah peserta demonstrasi cukup banyak.
Berita Terkait
-
Ada Permainan di Balik TikTok? Sosok Ini Ungkap Kecurigaan ke Meutya Hafid
-
Ferry Irwandi Pimpin Orasi Demo di Depan DPR: Jangan Mau Diprovokasi, Penjahatnya Mereka!
-
Ferry Irwandi Tunjuk Gedung DPR Saat Orasi: 'Penjahatnya Bukan Kita, Tapi Mereka!'
-
Indonesia Diguncang Demo Anarkis, Prabowo: Demi Allah Saya Tak akan Mundur!
-
Netizen Cari Raffi Ahmad yang Mendadak Hening: Mana Suaranya, A?
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
YLBHI Nilai RUU Penanggulangan Disinformasi Ancaman Serius Demokrasi dan Kebebasan Berekspresi
-
Iran Hubungi China, Bahas Ancaman Militer AS Pasca Manuver USS Abraham Lincoln
-
Haru Pengukuhan Guru Besar Zainal Arifin Mochtar, Tangis Pecah Kenang Janji pada Sang Ayah
-
Saksi Bantah Acara Golf di Thailand Bicarakan Penyewaan Penyewaan Kapal
-
KPAI Soroti Lemahnya Pemenuhan Hak Sipil Anak, Akta Kelahiran Masih Minim di Daerah Tertinggal
-
Prabowo Gelar Rapat Tertutup, Bahas Tambang Mineral Kritis Hingga Mobnas
-
Air Mata dan Pelukan Ibu Warnai Momen Kebebasan Laras Faizati di Rutan Pondok Bambu
-
AS Dilaporkan Siapkan Serangan Kilat ke Iran, Sikap Trump Tentukan Perang Dunia?
-
Dituding Rugikan Negara Rp2,9 Triliun, Kerry Riza: Itu Adalah Pembayaran atas Tagihan Saya
-
Dedi Mulyadi dan Willy Bongkar Sisi Gelap Gunung Emas: 70 Ribu Gurandil dan Raup 250 Kg Emas