Suara.com - Influencer sekaligus aktivis media sosial, Ferry Irwandi, melontarkan kritik tajam terhadap fasilitas tunjangan pensiun yang dinikmati anggota DPR RI.
Menurutnya, konsep tersebut keliru karena menyamakan jabatan politik dengan karier aparatur sipil negara (ASN).
“Kalau saya pribadi sangat tidak setuju, dengan tunjangan pensiun karena ASN dan anggota DPR berbeda. DPR itu jabatan politik dan seharusnya jabatan politik itu gak ada tunjangan pensiun seperti itu,” kata Ferry, di depan Gedung DPR RI, Senin (1/9/2025).
Ia menegaskan, di tengah kondisi keuangan Indonesia saat ini, mempertahankan fasilitas tersebut adalah sebuah anomali.
“Apalagi dengan kondisi keuangan kita sekarang, mengutamakan belanja-belanja seperti itu jelas tidak masuk akal,” ujarnya.
Ferry menyerukan agar wacana soal uang pensiun tersebut dihapuskan secara total karena membebani negara secara signifikan.
“Menurut saya seharusnya dihapuskan, karena beban fiskalnya kan besar,” jelasnya.
Kritik Ferry ini menyasar pada aturan lama yang tertuang dalam UU Nomor 12 tahun 1980.
Regulasi tersebut mengatur bahwa anggota DPR yang berhenti dengan hormat berhak menerima uang pensiun seumur hidup, yang bahkan bisa diwariskan kepada pasangan.
Baca Juga: 7 Fakta Mengejutkan di Balik Demo Rusuh Serang: Dari Mahasiswa Jadi Tersangka Tunggal Hingga...
Besaran dana pensiun diatur sebesar 60 persen dari gaji pokok setiap bulan, ditambah Tunjangan Hari Tua (THT) sebesar Rp 15 juta yang dibayarkan sekali.
Sebelumnya diberitakan, Ferry mengatakan bahwa tidak ada hal-hal yang perlu dikhawatirkan dalam aksi kali ini, asalkan pemerintah mau berjalan berjalan dengan baik.
“Sejauh ini kondusif tidak ada unsur-unsur yang perlu dikhawatirkan dari aksi massa kali ini. Yang penting pemerintah mau berjalan dengan baik,” katanya, saat di depan gedung DPR RI, Senin.
Ia mengatakan aksi kali ini ada sejumlah tuntutan yang mereka suarakan, diantaranya melakukan reformasi besar-besaran.
“Reformasi besar-besaran adalah dari struktur pemerintah kita. Mulai dari anggota DPR, legislatif, eksekutif sampai aparat kita kepolisian atau bahkan tentara kita sendiri,” jelasnya.
Kontributor : Faqih Fathurrahman
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
MBG Selama Ramadan Dianggap Penting Agar Nutrisi Anak Tetap Terpenuhi
-
Jejak Berdarah Pembunuh Sadis Rumania Berakhir di Bali, Diciduk Tim Gabungan di Kerobokan
-
Tanggul Sungai Kalimalang Jebol! Ratusan Keluarga di Karawang Terendam Banjir
-
Dianggap Air Ajaib, BRIN Bongkar Fakta Mengerikan Air Sinkhole: Penuh Bakteri dan Logam Berat
-
Alasan Kuat Polisi SP3 Eggi Sudjana dan Damai Lubis di Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Tol Cikampek Jadi 'Neraka' Libur Panjang, Jasa Marga Buka Jalur Contraflow Sampai KM 65
-
Tanah Tiba-tiba Ambles Jadi Lubang Raksasa? BRIN Ungkap Penyebab dan Daerah Rawan di Indonesia
-
7 Fakta Adu Jotos Guru vs Siswa di Jambi: Dari Kata 'Miskin' Sampai Ancam Pakai Celurit
-
Menteri PU Ungkap Kebutuhan Anggaran Perbaikan Infrastruktur Sumatra Capai Rp74 Triliun
-
Jejak Politisi dan Oligarki di Balik Banjir Sumatra, JATAM Bongkar Nama-nama Besar