Igun menilai polemik ini seharusnya segera diluruskan oleh pihak Wakil Presiden.
Bagi Igun, yang penting bukan orang-orang itu bicara ke publik, melainkan adanya kejelasan resmi dari Sekretariat Wapres mengenai kapasitas pertemuan tersebut.
"Yang dibutuhkan adalah konfirmasi atau klarifikasi dari Sekretariat Wakil Presiden. Siapa mereka? Dalam kapasitas apa mereka bertemu?" pungkasnya.
Sebelumnya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menerima perwakilan pengemudi ojek online (ojol) di Istana Wapres, Jakarta Pusat, usai aksi unjuk rasa yang berujung ricuh kemarin.
Momen pertemuan ini dibagikan melalui video yang diunggah akun Instagram Sekretariat Wakil Presiden RI, @setwapres.ri.
Terlihat pada unggahan, sejumlah ojol yang menggunakan berbagai atribut aplikasi berbeda-beda berbincang dengan putra sulung Presiden ketujuh RI Joko Widodo itu.
Dalam pertemuan tersebut, para ojol mengeluhkan turunnya pendapatan mereka lantaran situasi yang belum kondusif pascakericuhan.
Salah seorang perwakilan mengatakan, rekan-rekan sesama pengemudi kini merasa waswas ketika hendak mencari nafkah di jalan.
“Alhamdulillah tadi pertemuannya lebih banyak kita yang memberikan masukan. Kami minta pemerintah bisa lebih cepat mengkondusifkan keadaan hari ini, karena terus terang beberapa hari ini teman-teman ojek online terganggu dalam mata pencarian. Jumlah penumpang menurun, rasa waswas juga ada dalam narik, mengingat eskalasi makin meningkat,” kata salah satu perwakilan ojol usai bertemu Gibran, Minggu (31/8/2025).
Baca Juga: Fathian Pujakesuma Tagih Sikap Prabowo dan Gibran soal Penyerangan Kampus: Bangun Kalian!
Ia menegaskan, pihaknya sudah mengimbau para pengemudi di wilayah masing-masing agar tidak mudah terprovokasi untuk ikut dalam aksi yang berujung anarkis.
“Demo itu hak demokrasi yang dilindungi undang-undang, tapi jangan sampai ada perusakan fasilitas umum atau penjarahan. Itu tidak kami inginkan,” tegasnya.
Selain itu, para pengemudi juga menyampaikan duka atas insiden yang menimpa rekan mereka, Affan Kurniawan, yang meninggal saat kericuhan terjadi. Mereka meminta proses hukum dijalankan terhadap para pelaku.
“Alhamdulillah beliau (Wapres Gibran) menanggapi secara positif dan menjanjikan akan ada proses hukum. Itu yang kami harapkan bisa sedikit meredam teman-teman ojol,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
Terkini
-
Mojtaba Khamenei Pimpin Iran, Trump Klaim Siapkan Skenario Akhiri Perang Timur Tengah
-
Viral Video Menteri Jepang Lari-lari Telat Rapat Kabinet, Lalu Minta Maaf ke Publik
-
Bocoran Intelijen Amerika Serikat: AS Gagal, Rezim Iran Mustahil Tumbang
-
Disebut Blunder Diplomatik, PB Formula Minta Indonesia Keluar dari BoP
-
Chappy Hakim: Perang AS-Israel vs Iran Bisa Berhenti Jika 3 Pihak Ini Bergerak
-
Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Hambalang, Bahas Pangan, Energi, dan Idulfitri
-
Polda Metro Jaya Gerebek Pesta Narkoba di Bekasi saat Ramadan, 7 Pemuda Ditangkap
-
China, Rusia dan Perancis Hubungi Iran, Minta Gencatan Senjata Secepatnya
-
Bupati Rejang Lebong Kena OTT KPK, Jadi Operasi Tangkap Tangan Kedelapan Tahun 2026
-
Bareskrim Kejar 2 Anak Buah Ko Erwin yang Masuk DPO, Diburu hingga ke Kalimantan