ASN Digital (Ist)
Proses pengisian DRH dilakukan melalui portal SSCASN. Ikuti langkah-langkah berikut untuk memastikan tidak ada kesalahan:
- Login ke akun Anda di portal SSCASN dengan NIK dan kata sandi yang telah Anda buat saat pendaftaran.
- Pilih menu "Pengisian DRH NI PPPK".
- Lengkapi semua data pribadi, data pendidikan, dan data keluarga sesuai dengan identitas resmi Anda. Pastikan nama, tanggal lahir, dan data lainnya sesuai persis dengan yang tertera di ijazah dan dokumen resmi lainnya.
- Unggah semua dokumen persyaratan yang sudah Anda siapkan. Pastikan file dalam format dan ukuran yang benar.
- Setelah semua data diisi dan dokumen diunggah, periksa kembali seluruh informasi dengan teliti. Kesalahan kecil seperti nama yang tidak cocok atau data yang salah bisa memperlambat bahkan membatalkan proses Anda.
- Jika sudah yakin, klik "Simpan dan Finalisasi". Setelah finalisasi, Anda tidak dapat lagi mengubah data.
- Terakhir, unduh bukti pengisian sebagai arsip pribadi Anda. Bukti ini penting untuk jaga-jaga jika ada kendala di kemudian hari.
Sangat penting untuk memeriksa kembali setiap detail, terutama nama dan data identitas lainnya agar sesuai dengan ijazah. Kesalahan data bisa membuat proses penetapan NIP Anda terhambat. Jadi, telitilah sebelum melakukan finalisasi.
Dengan memahami jadwal dan menyiapkan semua dokumen yang diperlukan, Anda bisa menyelesaikan tahapan ini dengan lancar dan selangkah lebih dekat menuju status ASN.
Kontributor : Rizqi Amalia
Komentar
Berita Terkait
-
Apakah PPPK Setara PNS? Ini Perbedaan Status, Jenjang Karier, Gaji dan Tunjangannya
-
Apakah PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi PNS? Simak Penjelasannya
-
PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi PPPK Penuh Waktu Tanpa Tes? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
PPPK Paruh Waktu Dapat SK Seperti ASN? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Peserta PPPK Paruh Waktu Bisa Pantau Pengajuan NIP, Ini Caranya
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
Terkini
-
3 Tetangga Indonesia Boncos Gara-gara Perang AS - Israel vs Iran
-
Iran Peringatkan AS: Timur Tengah Bisa Gelap Jika Fasilitas Listrik Diserang
-
3.000 Nakes Terdampak Banjir Sumatra Dapat Bantuan Perbaikan Rumah, Menkes: Supaya Tenang Kerja
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Iran Rilis Video AI Serang AS-Israel: Trump Jadi LEGO, Epstein File Pemicu Perang
-
Nekat Pakai Mobil Dinas Buat Mudik 2026? ASN DKI Jakarta Siap-siap Kena Sanksi Disiplin
-
Kisah Rosid Slameto: Mengembangkan Bisnis Sajadah Traveling Custom hingga Pasar Jepang
-
Kesal dengan Israel, Kim Jong Un Kepikiran soal Perang Nuklir
-
Bertemu di Istana Wapres, Gibran Rangkul dan Beri Hampers Lebaran Rismon Sianipar
-
Pastikan Pemudik Nyaman, Satker PJN DIY: Jalan Yogyakarta Sudah Bebas Lubang